Ahmad Heryawan Akui Pernah Diminta Bantuan Urus Izin Meikarta

Mukhlis Dinillah - detikNews
Senin, 03 Feb 2020 18:34 WIB
Mantan Gubernur, Wagub Jabar Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar (Demiz) dan Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin bersaksi di sidang kasus suap Meikarta yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (3/2/2020). Mereka bersaksi untuk terdakwa Sekda Jabar nonaktif Iwa Karniwa.
Sidang kasus suap Meikarta. (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom)
Bandung -

Mantan Gubernur Ahmad Heryawan (Aher) mengaku pernah diminta bantuan untuk pengurusan izin proyek Meikarta oleh salah seorang eks timsesnya. Namun, ia tak menanggapi permintaan tersebut.

Kesaksian itu bermula saat jaksa penuntut umum KPK menanyakan sosok Idrus kepada Aher. Idrus merupakan salah satu dari tujuh saksi yang hadir dalam sidang suap Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (3/2/2020).

"Apakah saudara mengenal Idrus?" tanya jaksa.

"Kenal, dia dulu timses (periode pertama) saya. Setelah jadi gubernur (Idrus) tidak ikut lagi," ucap Aher.

Jaksa kemudian mempertanyakan adanya permintaan bantuan dari Idrus kepada Aher yang saat itu menjadi Gubernur Jabar. Permintaan itu terkait pengurusan izin Meikarta.

"Betul, Idrus pernah minta bantuan urus perizinan Meikarta. Tapi saya nggak tau ketentuan dia apa minta itu. Saya minta urus sesuai prosedur saja," tutur Aher.

Di samping itu, Aher menegaskan tidak mengetahui sama sekali mengenai adanya proses pengesahan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR). Ia menyebut tidak pernah melihat draf termasuk menandatangani persetujuan substansi RDTR.

"Gak pernah dengar soal substansi pengutusan RDTR (Kabupaten Bekasi). Belum pernah lihat surat dan rancangan persetujuan substansi Raperda RDTR," ucap dia.

Ia mengetahui adanya gonjang-ganjing masalah Meikarta ini dari media massa. Ia pribadi tidak mengetahui proses pengurusan RDTR yang harusnya dikeluarkan Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Jabar.

"Jadi selama ini prosesnya nggak tahu. Tahunya malah lewat media, pas launching (Meikarta)," kata Aher.

Simak Video "Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Eks Presdir Lippo soal Meikarta"

[Gambas:Video 20detik]

(mud/bbn)