Jabar Sepekan: Raden Rangga cs Ditahan-Lina eks Sule Meninggal Wajar

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 08:13 WIB
Raden Rangga Sunda Empire
Raden Rangga (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)
Bandung -

Selama sepekan, sejumlah topik hangat muncul dari Jawa Barat. Beberapa topik mulai dari penetapan tersangka petinggi Sunda Empire hingga misteri kematian Lina eks pelawak Sule yang telah terjawab.

Berikut rangkuman beritanya dalam Jabar sepekan:

1. Dua Pasien RSHS Bandung Negatif Corona

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengisolasi dua orang yang dicurigai mengalami gejala virus corona. Kecurigaan Corona itu akhirnya tak terbukti.

Dirut RSHS Bandung Nina Susana Dewi mengatakan dua pasien yang tengah ditangani pihaknya merupakan rujukan dari rumah sakit lain. Pihaknya tengah mengobservasi keduanya lebih lanjut di ruang isolasi infeksi khusus.

"Pasien pertama ini pria WN China HG (35) bekerja di Bandung dan satunya lagi HA (24) WNI laki-laki, warga Dago. WN China ini rujukan dari RS Cahya Kawaluyaan dan HA dari RS Borromeus," kata Nina kepada wartawan di RSHS Bandung, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Senin (27/1/2020).

Ruang isolasi khusus di RSHS Bandung.Ruang isolasi khusus di RSHS Bandung. (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom)

Ia menuturkan HG yang merupakan WN China dirujuk dari RS Cahya Kawaluyaan pada Minggu, 26 Januari 2020 dengan diagnosa mengalami inspeksi pernafasan atas akut. Pasien juga mengeluhkan panas badan, nyeri tenggorokan.

"Pasien bekerja di salah satu perusahaan. Sebelum dirujuk ke kami, pasien punya keluhan panas badan, nyeri tenggorokan dan sakit kepala. Pasien sudah kami observasi mengalami gejala inspeksi saluran pernafasan atas. Saat ini kami isolasi," jelas dia.

Dia menjelaskan pasien lainnya HA dirujuk dari RS Borromeus pada Rabu, 22 Januari 2020 dengan kondisi tak sadarkan diri. Pasien juga mengeluhkan gejala batuk pilek dan demam sebelum dirujuk ke RSHS Bandung.

"Jadi hasil foto paru-paru, adanya perburukan (kondisi). Pasien mengalami sesak nafas hebat dan kejang-kejang (epilepsi) hingga tak sadarkan diri. Pasien didiagnosa mengalami inspeksi saluran pernafasan bawah. Pasien kami isolasi untuk observasi lebih jauh," tutur dia.

Berdasarkan hasil uji laboratorium dahak dari hidung, RSHS memastikan kedua pasien yang diisolasi negatif Corona.

"Secara resmi RSHS, Bandung, telah menerima hasil pasien HG dan HA adalah negatif (Corona)," kata Dirut RSHS, Bandung, Nina Susana Dewi kepada wartawan, Kamis (30/1/2020).

Ia mengatakan kondisi kesehatan kedua pasien sudah semakin baik, sehingga salah seorang pasien HG sudah keluar dari Ruang Infeksi Khusus Kemuning (RIKK).

"Sedangkan HA masih berada di ruang isolasi karena masih menggunakan alat bantu pernapasan. Tapi secara umum kondisinya membaik," ungkap dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6