PNS Karawang Petinggi King of The King: Saya Lunasi Utang Indonesia!

Luthfiawan Awaluddin - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 16:05 WIB
Juanda ASN Kabupaten Karawang, saat menunjukkan sertifikat King of The King dan berbagai organisasi sayapnya.
Juanda (48), ASN Karawang yang disebut petinggi King of The King (Luthfiana Awaluddin/detikcom)
Karawang -

Juanda (48), seorang ASN di Karawang, mengaku tergabung dalam King of The King, perkumpulan yang meyakini punya otoritas menggunakan harta Presiden Sukarno. Dia menjabat Ketua Indonesia Mercusuar Dunia (IMD), lembaga di bawah naungan King of The King.

"Saya tidak hoaks. IMD berdiri bukan untuk makar, tapi untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Untuk melunasi utang Indonesia yang bunganya saja mencapai Rp 1 triliun satu hari," ujar Juanda saat ditemui di kantor Kecamatan Banyusari, Kamis (30/1/2020).

Juanda berpendapat pemerintah Indonesia saat ini sedang terjerat utang luar negeri. Saking besarnya utang, dia yakin tak ada presiden yang mampu melunasinya.

"Seluruh utang itu tak akan bisa dibayar oleh Indonesia, siapa pun presidennya. Sampai kiamat pun Indonesia tak bisa lepas dari utang luar negeri," kata Juanda.

Melihat nasib Indonesia yang terjerat utang besar, Juanda mengatakan, King of The King perlu turun tangan. Caranya dengan mencairkan dana besar yang terpendam di The Union Bank of Switzerland (UBS).

"Bank UBS itu merupakan pusat koordinat bank di seluruh dunia. Segera akan kami cairkan karena proses (pencairan) berlangsung sejak 25 November hingga 30 Desember 2019," kata Juanda.

Untuk mencairkan dana tersebut, Juanda selaku Ketua Umum IMD mendapat mandat langsung dari Dony Pedro, pimpinan King of The King, untuk mencairkan uang yang sangat besar.

"Rencana itu, di-backup oleh Bank Dunia, pemimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden IMF, Mahkamah Internasional," ucapnya.

Sayangnya, Juanda tak mengungkap berapa nilai aset yang tersimpan di UBS. Namun, pada 30 Maret 2020 nanti, King of The King akan menarik dana melalui sejumlah bank di Bandung.

"Proses pembukaan perbankan pada 31 Desember 2020 di Bank BNI, Mandiri, BJB oleh Paduka yang Mulia Dony Pedro dan Bunda Ratu Kidul, Bunda Rosmini," tuturnya.

Selain melunasi utang pemerintah, Juanda meyakini, King of The King melalui IMD punya seratus program untuk menuju Indonesia menjadi negara super-power.

"Ada 100 program IMD menuju mercusuar dunia menjadi negara super-power. Paduka duduk jadi Presiden RI dan presiden dunia. Semoga Indonesia selamat dari bahaya asing dan aseng," ujarnya.

Simak Video "Rangga Sekjen Sunda Empire Juga Jadi Tersangka!"

[Gambas:Video 20detik]

(mso/mso)