Anak Ngaku Dipukul Guru, Orang Tua Datangi SD Benteng 3 Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 13:30 WIB
Orang Tua Mediasi dengan Guru Pukul Siswa
Prose mediasi antara orang tua murid dan pihak sekolah. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi -

Sejumlah orang tua siswa kelas tiga SDN Benteng 3 Kota Sukabumi mendatangi sekolah dan mencari seorang oknum guru yang mengajar di sekolah tersebut. Oknum guru itu diduga memukul anak mereka menggunakan buku LKS.

Para orang tua itu didampingi anggota DPRD Kota Sukabumi Tatan Kustandi, Selasa (28/1/2020). Terlihat hadir dalam mediasi itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad dan Sekretaris Disdik Kota Sukabumi Moh Hasan Asari.

Tiba di sekolah, mereka sempat beradu argumen dengan oknum guru berinisial EP tersebut. EP yang merupakan wali murid kelas 3 itu mengaku apa yang dilakukannya itu hanya sebatas mendisiplinkan anak-anak karena saat ia masuk ke dalam kelas situasi anak-anak tidak terkendali.

"Saya dapat kabar dari teman-teman anak saya, katanya anak saya dipukul sama pak EP kemarin. Saya kesal lalu rencananya tadi mau ke sini sama orang tua siswa yang lain, tapi ditahan sama pak dewan katanya perwakilan saja," kata Dadan Sugiarto, salah satu ortu siswa.

Menurut Dadan, hal biasa anak-anak bercanda di dalam kelas apalagi baru anak kelas tiga. "Cuma caranya guru itu sudah keterlaluan saja, pengakuan anak saya dia dipukul pakai buku LKS yang tebal. Masalahnya anak saya kan perempuan, dia bercerita di jajarkan lalu dipukulin satu-satu, ada beberapa anak yang kena gampar," tutur Dadan.

Simak Video "Sidang Kasus Ambruknya Gedung SDN Gentong Tanpa Pengacara"

[Gambas:Video 20detik]

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2