Pemkab Pantau 312 Tenaga Kerja Asing Asal China di Sumedang

Muhamad Rizal - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 21:17 WIB
Pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 61,5 kilometer (km) ditargetkan rampung akhir tahun 2020. Namun, Seksi VI Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 6 km yang merupakan akses langsung ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) hingga saat ini masih progres pembebasan lahan.
Tercatat 60 TKA China bekerja di Tol Cisumdawu/Foto: Cadhia Lidyana
Sumedang -

Waspadai penyebaran virus corona, Pemkab Sumedang mendata tenaga kerja asing (TKA) asal China. Tercatat ada 312 TKA China yang bekerja di sejumlah proyek infrastruktur, salahsatunya Tol Cisumdawu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kabupaten Sumedang, Reny K Anton mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh data-data TKA asal China yang bekerja di wilayah Kabupaten Sumedang.

"Kita sudah koordinasi dengan dinas terkait lainnya dengan dinas tenaga kerja kemudian tim pengawas tenaga kerja asing di kesbang, itu di sektornya. Kemudian ke disnaker meminta data base mana saja perusahaan yang punya TKA, kini kita sudah mendapat data itu. Untuk CRBC (Tol Cisumdawu) itu sudah ditengok ke sana buat minta data langsung," kata Reny melalui sambungan telepon, Senin (27/1/2020).

Selain itu, ihaknya telah melakukan pengecekan dan pemeriksaan ke sejumlah perusahaan China yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang.

"Untuk saat ini belum ditemukan warga china yang positif terjangkit virus corona, hari ini kita ke CRBC melakukan pengecekan sekaligus pemeriksaan untuk warga china yang bekerja di situ ," Kata Reny


Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja terdapat 312 orang warga China yang bekerja di Kabupaten Sumedang. "Dari China itu ada 312, dan pekerja paling banyak itu di Sinohydro 200 orang, CRBC (China Road and Bridge Corporation) 60 orang dan yang lainnya tersebar di beberapa perusahaan," kata Reny.

Untuk kelanjutannya, pihaknya berencana akan melakukan pertemuan dengan dinas terkait upaya langkah selanjutnya dalam mengantisipasi kewaspadaan terhadap Virus Corona di wilayah Kabupaten Sumedang.

Pihaknya pun telah mengedarkan surat edaran ke setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kecamatan, RSUD hingga Puskesmas se-Kabupaten Sumedang untuk kesiap-siagaan kewaspadaan penyebaran virus corona.

"Kesiapan kita bahwa kalau ada orang asing dari China datang ke kita, kemudian ada gejala-gejala sampai ada kontak dan membawa gejala demam, batuk dan saluran pernapasan itu yang harus dicurigai," tegas Reny.

(ern/ern)