Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 09:00 WIB
Rumah rusak diterjang angin kencang di Ciamis. (Foto: dok.Tagana Ciamis)
Ciamis - Hujan deras disertai angin kencang melanda empat Desa di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa sore (21/1). Akibatnya belasan rumah dan tempat ibadah rusak.

Rinciannya, di Desa Neglasari terdapat 6 rumah rusak sedang, di Desa Sukajaya 8 rumah rusak, di Desa Bantarsari 4 rumah rusak dan di Desa Pasirnagara angin kencang merusak atap Masjid Al Amanah.

"Kerusakan akibat angin kencang atau puting beliung umumnya pada bagian atap beterbangan karena terbawa angin. Ada juga yang tertimpa pohon," ujar Anggota Tagana Ciamis wilayah Selatan Baehaki Efendi.


Baehaki menegaskan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga yang rumahnya rusak secara gotong royong memperbaikinya dibantu aparat setempat.

Tagana mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada di cuaca ekstrim saat ini. Selain angin kencang yang sewaktu-waktu melanda pada sore hari. Banjir luapan sungai bisa saja terjadi saat hujan di wilayah Pamarican.

"Masyarakat tetap waspada dan hati-hati saat terjadi hujan. Bila kondisi mengancam sebaiknya segera menyelamatkan diri ke tempat aman," tuturnya.


Kepala Pelaksana BPBD Ciamis H M Soekiman membenarkan peristiwa angin kencang tersebut. Menurutnya, angin kencang berpotensi terjadi hampir di seluruh Kecamatan di Kabupaten Ciamis. Lokasinya antara lain di Pamarican, Lakbok, Tambaksari, Rancah dan Tambaksari.

"Bencana di Ciamis secara umum wilayah Utara sering longsor dan Selatan Banjir seperti di Lakbok dan Purwadadi. Tapi di Utara bukan berarti bebas banjir. Ada kasus di Panumbangan sempat banjir saat Sungai Citanduy meluap," ucap Soekiman. (bbn/bbn)