Ibu-Anak Korban Ledakan Elpiji di Cimahi Luka Bakar hingga 90 Persen

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 15:32 WIB
Foto: Yudha Maulana/detikcom
Cimahi - Tabung elpiji 3 kilogram meledak hingga meluluhlantakkan rumah Rani Rohani (45), di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada Senin (20/1/2020) petang. Rani dan anaknya mengalami luka bakar parah.

Rani mengalami luka bakar 90 persen, sedangkan anaknya mengalami luka bakar 60 persen di sekujur tubuhnya. Setelah mendapatkan penanganan pertama di RS Dustira, keduanya dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan saat ini kondisi keduanya berangsur pulih. Sang ibu bahkan sudah bisa dimintai keterangan pascakejadian tersebut oleh petugas kepolisian.

"Sebelumnya dibawa ke RS Dustira. Tapi, karena penanganan dan peralatannya kurang memadai, akhirnya (korban) dirujuk ke RS Hasan Sadikin dengan ambulans Polres Cimahi," kata Yohannes saat ditemui di Mapolres Cimahi, Selasa (21/1/2020).



Dari keterangan saksi, kata Yohannes, beberapa minggu sebelum kejadian, korban sempat mengeluhkan regulator tabung elpijinya sering bocor.

"Menurut saksi di sekitar rumah korban, memang korban sempat mengeluhkan gasnya bocor. Kami pastikan kepada korban juga kalau ledakan itu memang dari tabung gas miliknya," jelasnya.



Dalam kejadian itu, rumah Siti Jubaedah (54), yang lokasinya hanya dibatasi bata dengan rumah Rani, mengalami kerusakan parah di bagian dapur dan kamar mandinya. Beruntung, tidak ada korban di sana.

"Saat ini suami Rani juga sudah tiba dari Cikarang, Bekasi. Kondisi korban sudah membaik, namun masih perlu penanganan lebih lanjut," ucapnya.


Simak Video "Rumah Warga di Cimahi Hancur Akibat Tabung Gas Meledak"

[Gambas:Video 20detik]

(ern/ern)