Polisi Redam Sopir Opang dan Ojol yang Nyaris Bentrok di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 13:48 WIB
Driver ojol mendatangi tempat opang di Sukabumi. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Akibat perlakuan itu, driver ojol kemudian membuat pesan suara dan mengunggahnya ke grup komunitasnya. Namun pesan suara itu belakangan menyebar di grup-grup pesan lain hingga membuat driver ojol lainnya bergerak mendatangi lokasi.

"Bentuk solidaritas saja, ketika ada rekan kami seprofesi yang mendapat perlakuan di luar dari norma sopan, akhirnya memancing bentuk solidaritas. Saat ini masalahnya sudah dimediasi antara opang dan ojol oleh pihak kepolisian dari Polsek Sukabumi," ucap Dani.

Polisi Redam Sopir Opang dan Ojol yang Nyaris Bentrok di SukabumiPihak driver ojol dan opang bersepakat damai di hadapan polisi. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Kapolsek Sukabumi AKP Dedi S membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, insiden itu terjadi karena kesalahpahaman yang berujung nyaris terjadi gesekan di antara kedua kelompok tersebut.

"Sebenarnya karena salah paham saja. Ojol masuk ke area tersebut atas permintaan penumpang, sementara penumpangnya berdalih darurat karena membawa obat dan dia tidak mengetahui adanya kesepakatan antara opang dan ojol soal larangan masuk," kata Dedi.


Kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai. Pihak ojol sempat meminta opang menurunkan spanduk bertuliskan larangan tersebut. Namun permintaan itu ditolak oleh perwakilan opang karena itu merupakan gambaran dari kesepakatan yang sebelumnya sudah dibuat di antara kedua belah pihak.

"Memang ada permintaan itu. Sudah kami pertegas lagi di kesepakatan damai yang kami buatkan lagi hari ini. Kami juga berharap para opang ini juga mensosialisasikan soal larangan masuk ojol ini ke masyarakat, agar tidak lagi terjadi gesekan semacam ini," tutur Dedi.
Halaman

(sya/bbn)