Polisi Redam Sopir Opang dan Ojol yang Nyaris Bentrok di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 13:48 WIB
Driver ojol mendatangi tempat opang di Sukabumi. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Sekelompok driver ojek online (ojol) mendatangi tongkrongan sopir ojek pangkalan (opang) di simpang Karawang, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (21/1/2020), sekitar pukul 10.00 WIB. Beruntung, insiden itu tidak meluas setelah beberapa polisi datang ke lokasi dan meredam situasi.

Informasi yang diperoleh detikcom, driver ojol berdatangan karena terpantik informasi yang tersebar di aplikasi pesan singkat. Isi pesan itu soal rekan mereka yang diduga mendapat kekerasan oleh sopir opang yang berada di kawasan tersebut.


Setelah polisi datang ke lokasi tersebut, beberapa pihak yang berselisih dibawa polisi ke Polsek Sukabumi. "Awalnya driver bawa penumpang, si penumpang itu ingin dimasukkan ke kawasan Karawang, yang bisa dibilang zona merah. Sudah ada perjanjian sebelumnya antara ojol dan opang soal larangan masuk itu. Tapi karena penumpang memaksa tetap masuk, akhirnya rekan kami tetap masuk ke area tersebut," kata Dani Effendi, rekan korban, kepada detikcom, Selasa (21/1/2020).

Saat pulang mengantar penumpang, driver ojol itu kemudian dicegat. Dia diingatkan oleh beberapa sopir opang soal perjanjian larangan masuk tersebut. Sempat ada adu mulut antara opang dan ojol, ada beberapa orang di lokasi yang saat itu memprotes ojol tersebut.

"Sampai akhirnya dikerubuti beberapa orang, helm ojol ditahan. Mereka bilang panggil ketua komunitas kamu, kita ngobrol baik-baik. Nah, yang membuat kami tidak terima, di luar itu ada opang yang lain melakukan tindakan fisik dengan mencekik driver ojol dari belakang. Bahasanya kurang enak," tutur Dani.

Selanjutnya
Halaman
1 2