Pelajar Bandel di Karawang Akan Digembleng Militer di Markas TNI

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 22:02 WIB
Foto: Luthfiana Awaluddin
Karawang - Pemkab Karawang akan menggandeng aparat untuk mengatasi kenakalan remaja. Caranya dengan latihan kedisiplinan. Para pelajar terindikasi bandel bakal digembleng oleh militer di Markas Kodim.

"Ini akan menjadi kegiatan rutin. Pentolan pelajar yang bandel akan menjadi target kita. Rencananya program ini akan diterapkan di seluruh sekolah baik negeri maupun swasta. Bahkan ke depan akan membuat perda khusus," kata Sekda Karawang Acep Jamhuri saat ditemui usai pembinaan pelajar di Makodim O604 Karawang, Senin (20/1/2020).

Acep menuturkan, program ini dibuat lantaran kenakalan remaja di Karawang makin memprihatinkan. Selain beberapa sekolah terindikasi rutin tawuran, sejumlah siswa terindikasi kerap mabuk-mabukan. Kasus teranyar adalah siswi berseragam yang pesta miras. Ketiga siswi SMP itu menenggak botol miras sambil merekam aktivitasnya. "Sekarang sedang kita bina semua di Makodim. Ini baru insidentil," kata Acep.
Pelajar Bandel di Karawang Akan Digembleng Militer di Markas TNIFoto: Luthfiana Awaluddin

Selain TNI, Pemkab Karawang juga bakal menggandeng Polri dan Satpol PP. Jika siswa akan digembleng TNI, siswi terindikasi nakal bakal digandeng Polwan dan Satpol PP.

"Mereka akan tinggal sepekan di asrama. Selama penataran berlangsung, akan ditanamkan materi kedisiplinan, wawasan kebangsaan, belanegara, baris-berbaris, hingga kepatuhan," kata Komandan Kodim 0604 Karawang, Letkol Infanteri Medi Hariyo Wibowo.

Medi yakin berbagai materi tersebut bakal membuat murid bandel menjadi lebih baik. Bahkan, kata Medi, dengan kedisiplinan, bisa mengikis permusuhan antar sekolah yang diwatriskan oleh sejak dulu.

"Sebab kami percaya tak ada anak yang dilahirkan menjadi jahat. Semua faktor lingkungan," kata Medi.

Saat ini, sudah ada 86 pelajar yang sedang digembleng di Makodim 0604 Karawang. Mereka adalah siswa SMP pelaku tawuran dan siswi yang pesta miras. "Kami merasa punya tanggung jawab sesuai UU TNI nomor 34 tahun 2004, khususnya pasal 7 ayat B memberi bantuan pada pemda," tutur Medi. (ern/ern)