Subsidi Gas 3 Kg Bakal Dicabut, Bupati Aa Umbara: Kasihan Masyarakat

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 19:26 WIB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Bupati Bandung Barat Aa Umbara menolak rencana pemerintah pusat untuk mencabut subsidi gas LPG 3 Kg pada semester II 2020. Menurutnya, hal itu akan membuat warga tidak mampu semakin kesulitan.

"Kalau subsidi dicabut berarti harga gas 3 kg jadi mahal, kasihan masyarakat. Saya tidak setuju rencana pencabutan subsidi itu," ucap Aa Umbara saat ditemui di Ngamprah, Senin (20/1/2020).


Sebelumnya, pemerintah berencana mencabut subsidi gas LPG 3 Kg dan mengkonversinya dengan bantuan langsung kepada masyarakat tidak mampu. Kendati demikian, Aa Umbara memiliki pendapat lain.

"Kebijakan gas subsidi 3 kg ini kan sudah berjalan, masyarakat juga nyaman jadi sebaiknya tidak diganti pola baru. Karena kalau dikasih uangnya langsung ke masyarakat bisa saja dibelikan untuk kebutuhan lain, walaupun di sisi lain saya sepakat bahwa penerima gas 3 kg ini harus tepat sasaran," ucapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), KBB, Ricky Riadi mengatakan, agar membuat penyaluran gas LPG 3 Kg tepat sasaran, pihaknya menganjurkan sistem penjualan tertutup.


Sistem penjualannya, kata Ricky, dengan mendata terlebih dahulu warga yang tidak mampu, kemudian mengkombinasikan subsidi itu dengan bantuan lainnya dari pemerintah

"Saya kira dengan sistem tertutup itu pemakai gas 3 kg bisa lebih tepat sasaran. Atau bisa dikombinasikan dengan Program Keluarga Harapan (PKH) yang setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan saldo yang hanya bisa dibelanjakan di e-warong atau warung gotong royong elektronik. Tinggal item kebutuhannya saja ditambah dengan memasukkan komoditas gas 3 kg," tutur Ricky.



Harga Elpiji 3 Kg Bakal Naik Jadi Rp 35.000:

[Gambas:Video 20detik]

(bbn/bbn)