Innalillahi, Guru Agama SD di Ciamis Meninggal Saat Mengajar

Dadang Hermansyah - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 18:13 WIB
Foto: Istimewa
Ciamis - Suasana duka menyelimuti SDN 3 Sukahurip Pamarican Kabupaten Ciamis. Eti Maryati (53), guru agama sekolah itu, meninggal saat mengajar. Ia tiba-tiba terkulai di depan murid-muridnya.

Menurut informasi, Eti memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi yang sudah lama dideritanya. Para siswa melihat Eti terkulai pingsan di depan pintu ruang kelas.

Eti diketahui tengah berjalan hendak menuju ruang guru karena diduga pusing. Baru sampai pintu kelas, ia terkulai lemas. Kemudian siswa melapor ke guru lain yang ada di ruang guru.

Eti kemudian dibawa ke ruang guru, ketika sudah dibaringkan tak lama kemudian menghembuskan nafas terakhirnya. Sontak meninggalnya Eti membuat kaget guru dan para siswa.

Sumiati, seorang guru, mengatakan ia mengetahui Eti sebelumnya sering mengeluh sakit kepala karena memiliki darah tinggi. Dikatakan Sumiati, kondisi Eti sebelum meninggal memang tengah sakit, kakinya bengkak namun tetap memaksakan diri untuk mengajar.

"Kondisinya lagi sakit karena kakinya juga bengkak-bengkak, tapi memaksakan diri untuk mengajar. Kabarnya akan kontrol ke dokter hari Sabtu," ujar Sumiati.

"Saya merasa kehilangan beliau, karena beliau itu orangnya sangat baik sekali, murah senyum, semoga beliau itu diterima di sisi Allah SWT, " tambahnya.

Ucapan duka cita disampaikan Anggota DPRD Ciamis Wagino. Ia mengaku prihatin atas kejadian ini. "Saya merasa kehilangan sekali, beliau itu sebagai pahlawan pendikan di Ciamis, puluhan tahun mengabdi," ujar Wagino.

Menurut dia jumlah guru PNS di Ciamis saat ini kurang, karena banyaknya yang pensiun termasuk yang meninggal dunia. Saat ini tenaga pendidik sangat mengandalkan tenaga honorer yang kesejahteraannya masih sangat rendah. (ern/ern)