Unak Anik Jabar

Magis Batu Kujang di Lembang, Bergeser Saat Ganti Kekuasaan?

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 21:09 WIB
Foto: Penampakan Batu Kujang di Lembang, Bandung Barat (Yudha Maulana/detikcom)
Foto: Penampakan Batu Kujang di Lembang, Bandung Barat (Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Di Desa Batu Loceng, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terdapat Batu Kujang. Seperti namanya, batu tersebut memang mirip dengan pegangan kujang, atau senjata khas Jawa Barat yang memiliki bentuk yang khas.

Batu Kujang itu menancap ke tanah, dengan batu berbentuk pegangan tanah yang menyembul ke atas setinggi kurang lebih 1,5 meter. Mitosnya, batu yang berada di kawasan situs Batu Loceng itu memiliki daya magis.

Ceritanya, Batu Kujang akan bergeser condong turun ke bawah saat Indonesia ditimpa musibah besar atau terjadi pergantian kepala negara.

"Dulu sempat bergerak saat terjadi di era Reformasi atau saat tsunami, tapi ya mungkin saat itu ada gempa atau faktor alam lainnya jadinya tergeser ke bawah," kata Maman (60), juru kunci situs Batu Loceng saat ditemui detikcom belum lama ini.


Keberadaan Batu Kujang ini, tak lepas dari rekam jejak putra mahkota Kerajaan Sunda Galuh, Prabu Ciung Wanara atau Sunan Margataka, yang bersembunyi ke wilayah Batu Loceng.

Sunan Margataka tak hanya bersembunyi, tapi juga membuka padepokan dan menerima murid untuk belajar agama Islam.

Petilasan berupa Batu Kujang itu ditemukan pada abad ke-16 saat pemerintah kolonial Belanda membuka lahan untuk penanaman kopi.

Di sana ditemukan sebuah makam yang dipercaya merupakan petilasan Ciung Wanara dengan panjang 4,5 meter dengan kepala yang mengarah ke timur.

"Ukuran makamnya saja sebesar ini, ada cerita kalau kujang raksasa ini digunakan (Sunan Margataka) dan tertancap di tanah," kata Maman.
Selanjutnya
Halaman
1 2