Ridwan Kamil Sebut Aa Umbara Setuju Proyek Resor Mewah di KBU Distop

Mukhlis Dinillah - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 17:35 WIB
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Mukhlis Dinillah/detikcom)
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Mukhlis Dinillah/detikcom)
Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut Bupati Bandung Barat Aa Umbara akan menjalankan instruksinya terkait pemberhentian pembangunan resor mewah, Pramestha Resort Town, di Desa Langensari, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Pak bupati lapor akan melaksanakan isi surat (instruksi) saya," kata Kang Emil, sapaan akrabnya, kepada wartawan di Kampus ITB, Jalan Ganesa, Kota Bandung, Kamis (16/1/2020).


Menurutnya instruksi tersebut akan ditindaklanjuti Aa Umbara dalam waktu dekat."Monitor saja antara besok atau lusa," ungkap dia.

Sebelumnya, Kang Emil meminta agar pembangunan resor mewah itu disetop karena tak mengantongi rekomendasi dari gubernur. Selain itu, ada empat indikasi pelanggaran yang dilakukan pengembang.

Pramestha Resort dibangun pada lahan KBU yang dilarang bagi pembangunan perumahan baru pada lokasi dengan garis kontur di atas 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain itu, resor mewah ini didirikan di atas lahan dengan kemiringan 30 persen.

Kemudian, koefisien dasar bangunan (KDB) dan jumlah lantai melebihi batas teknis zonasi yang diperbolehkan, serta pihak pengembang dianggap tidak mempertahankan bentang alam dengan melakukan pengerukan tebing dalam.


Pelanggaran lainnya, sesuai dengan ketentuan Perda Nomor 2 Tahun 2016 Bab XV Pasal 56 dalam hal bupati/wali kota menerbitkan izin pemanfaatan ruang KBU tidak berdasarkan rekomendasi gubernur, maka keputusan izin dinyatakan batal demi hukum.

Kang Emil juga meminta bupati Bandung Barat menertibkan kembali administrasi dan teknis sesuai dengan perundangan. Termasuk melakukan tindakan pengamanan melalui rekayasa teknis dan vegetatif pada lokasi tersebut.


Aa Umbara tidak langsung mengikuti instruksi tersebut. Ia mengaku akan memeriksa kelengkapan dokumen perizinan Pramestha Resort Town yang dibangun di Kawasan Bandung Utara (KBU) Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Saya mau kontrol dulu ke lapangan supaya lebih enak, saya mau cek dulu perizinannya. Saya akan turun ke lapangan Selasa depan," kata Aa saat ditemui di Lembang, Selasa (14/1/2020) lalu.


Tonton juga Kata Warga soal Penemuan Kerangka Manusia Duduk di Rumah Kosong :

[Gambas:Video 20detik]

(mud/mso)