Unak Anik Jabar

Cerita Macan Siluman dan Larangan Tiup Suling di Gunung Guntur Garut

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 08:10 WIB
Foto: Gunung Guntur (Hakim Ghani/detikcom)
Foto: Gunung Guntur (Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Kabupaten Garut memiliki banyak gunung yang menawan. Beberapa di antaranya sangat akrab di telinga masyarakat khususnya para pecinta hiking.

Gunung Guntur adalah salah satunya. Gunung yang sangat ikonik bagi masyarakat Garut ini menyimpan beragam keindahannya.

Namun siapa sangka, di balik keindahannya tersebut, terkisahkan juga beragam misteri yang menyelimuti gunung dengan ketinggian 2.249 meter di atas permukaan laut.


Satu dari sekian banyak mitos yang berkembang, adalah mitos larangan meniup suling di Gunung Guntur. Sebagian masyarakat yang bermukim di kaki Gunung Guntur tepatnya di kawasan Kecamatan Tarogong Kaler percaya tentang adanya mitos larangan meniup suling itu.

"Memang masih ada sebagian warga yang mempercayai mitos tersebut. Katanya tidak boleh meniup suling di Gunung Guntur," ujar Ucheu Ramdani (37), salah seorang warga Cimanganten, Tarogong Kaler, saat berbincang dengan detikcom, beberapa waktu lalu.

Kalau ada yang niup suling maung bungkeleukan sering menampakkan diri katanya.Ucheu Ramdani, warga Garut.

Menurut Ucheu, berdasarkan cerita yang dikisahkan orang tua dulu, kerap ada penampakan maung bungkeleukan (macan gentayangan) jika seseorang meniup suling di Gunung Guntur.

"Kalau kata orang tua mah maung bungkeleukan. Kalau ada yang niup suling maung bungkeleukan sering menampakkan diri katanya," ucap Ucheu.

Namun, hingga saat ini, setidaknya sejak tahun 2000-an, belum ada laporan yang menyebut kejadian tersebut terjadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2