Kronologi Driver Ojol Sukabumi Tewas Ditusuk Residivis

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 20:56 WIB
Polisi menangkap pelaku penusukan driver ojol Sukabumi. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Polisi mengungkap sekaligus menangkap pelaku penusukan yang menewaskan driver ojek online (ojol), Taufik Hidayat (49). Pelaku inisial DN alias Dayak (38). Ia residivis.

Kini Dayak meringkuk di sel tahanan Mapolres Sukabumi Kota. Berikut kronologi pelaku menghabisi nyawa Taufik.

Minggu 5 Januari 2020
- Pukul 20.00 WIB


Aksi pencurian yang menewaskan Taufik itu terjadi di kawasan Rajawali, Jalan Raya Cisaat-Cibadak, Sukabumi, Minggu (5/1). Detik-detik insiden berdarah itu diceritakan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo.

"Pelaku inisial DN melintas bersama rekannya sekitar pukul 20.00 WIB, Minggu (5/1). Saat itu, mereka melihat korban yang merupakan pengemudi ojol yang sedang parkir di rumah warga sambil memainkan ponselnya," kata Wisnu di Mapolres Sukabumi Kota, Rabu (8/1/2020).


Korban diketahui melakukan perlawanan saat pelaku berusaha merampas ponselnya. Pelaku mengeluarkan belati dan menusuk korban.

Saat itu pelaku langsung berusaha mengambil ponsel korban. Namun korban memberikan perlawanan. Dayak yang membawa belati langsung menusukkan benda tajam itu ke dada korban.

"Pelaku mengeluarkan senjata tajam dan langsung menusuk korban. Pelaku melarikan diri sambil membawa ponsel korban," ucap Wisnu.

- Pukul 20.30 WIB

Taufik terkapar bersimbah darah. Driver ojol tersebut dibawa oleh warga ke RS Betha Medika yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara. Sewaktu mendapat perawatan medis, Taufik meninggal dunia, pukul 20. 30 WIB.

Axel (24), warga setempat, mengaku sempat berkomunikasi dengan Taufik. Dalam pengakuannya, Taufik menjadi korban begal. Percakapan itu tidak tuntas karena kondisi Taufik yang terus mengeluarkan darah akibat luka di bagian dadanya.

"Dia mengaku kena begal," kata Axel menirukan perkataan korban.

Meski sempat mengaku dibegal, motor korban bernomor polisi F-4965-QT tidak digondol pelaku. Namun satu ponsel Taufik hilang dirampas pelaku.

Selanjutnya
Halaman
1 2