Hadapi 2024, DPD PKS Jabar Targetkan Rekrut 600 Ribu Kader Baru

Mochamad Solehudin - detikNews
Minggu, 05 Jan 2020 16:03 WIB
Foto: Mochamad Solehudin
Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - DPD PKS Jabar tahun ini fokus dengan rekrutmen kader baru. Targetnya, bisa menambah 600 ribu kader baru termasuk dari kalangan milenial.

Wakil Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu mengatakan pihaknya sengaja melakukan rekrutment kader baru dari jauh-jauh hari. Selain persiapan pesta demokrasi 2024 juga untuk membantu kerja kepala daerah, khususnya di Kota Bandung.

"Sengaja jauh-jauh hari, supaya kader-kader baru ini bisa menghadirkan kebaikan membantu Pemkot agar program sukses. Sehingga Bandung ini bisa menjadi salah satu kepala daerah berprestasi," ujarnya di Rakorda DPD PKS Kota Bandung di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Minggu (5/1/2020).

Haru menyebutkan di Jawa Barat pihaknya menargetkan bisa merekrut 600 ribu kader baru. Untuk Kota Bandung diberi target sebanyak 60 ribu kader baru.

"Targetkan rekrut 60 ribu (di Bandung). Di Jabar diperkirakan 600 ribu jadi 10 persennya. Dengan kepercayaan dari masyarakat, kader PKS juga duduk sebagai wali kota (kita optimistis)," ujarnya

Sementara itu Ketua DPD PKS Bandung Khairullah menuturkan, sejumlah langkah telah disiapkan agar bisa merekrut ribuan kader baru pada tahun ini. Berbagai program dan gagasan telah disiapkan demi bisa meraih kemenangan dalam pesta demokrasi yang akan datang.

"PKS sebagai parpol punya target kemenangan-kemenangan yang lebih baik. PKS menjadi terdepan, terbaik posisinya sebagai parpol," katanya di tempat yang sama.

Demi menguatkan pondasi, pada tahun ini pihaknya akan merekrut kader-kader baru. Pihaknya membuka lebar bagi semua lapisan masyarakat yang ingin ikut berjuang bersama PKS.

"Tentu saja merencanakan upaya-upaya rekrutmen. Kami bagi dua kategori dalam rekrutmen untuk jadi anggota terdaftar. Silahkan saja dari sisi usia tidak ada batasan, milenial juga," ucapnya.

Disinggung mengenai kehadiran partai baru termasuk Gelora, Khairullah mengaku tidak khawatir. Pihaknya tetap yakin PKS akan tetap mendapat tempat di masyarakat, khususnya di Kota Bandung.

"Kita dengan partai manapun sama saja bagi kami berlomba dalam kebaikan. PKS optimistis solid, basis massa yang banyak, dengan kehadiran partai manapun yang baru," ucapnya.

Buktinya saja, lanjut dia, kemenangan PKS dalam Pileg 2019. Di Kota Bandung partainya mampu merebut 13 kursi. Kondisi itu membuktikan PKS masih mendapat respons positif di masyarakat.

"Itu membuktikan ada partai baru, Insya Allah PKS tetap eksis bahkan menambah. Jadi tidak ada masalah dengan adanya partai baru," ucapnya. (mso/ern)