Terancam Punah, Puluhan Kukang Jawa Dilepas di Gunung Salak

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 09:54 WIB
(Foto: Istimewa) 30 ekor kukang Jawa dilepasliarkan di hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Sukabumi - Sebanyak 30 ekor kukang Jawa (Nycticebus javanicus) dilepasliarkan ke habitatnya di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tepatnya di Blok sungai Citapos serta Puncak Cukang batu Kampung Gandasoli, Desa Mekarnangka Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat.

30 primata yang dilindungi dan terancam punah itu diserahkan masyarakat secara sukarela melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan BKSDA Jakarta yang selanjutnya dititip dan dirawat di Pusat Rehabilitasi Primata milik Yayasan lnisiasi Alam Rehabilitasi (Yayasan IAR Indonesia), di Bogor, Jawa Barat.


Plt Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Ahmad Munawir mengatakan, pelepasliaran kukang ini terbagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 15 ekor sudah dilaksanakan pada Selasa (3/12/2019) lalu, sedangkan tahap kedua sebanyak 15 ekor yang dilaksanakan pada Rabu (18/12/2019) kemarin.

"Primata yang terancam punah akibat perdagangan dan pemeliharaan ilegal itu sebelumnya telah menjalani perawatan di Pusat Rehabilitasi Primata Yayasan IAR Indonesia, kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat," kata Munawir saat dikonfirmasi detikcom Kamis (19/12/2019).
selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2