Apel Siaga Bencana Jabar: Personel Hingga Helikopter Disiapkan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 18 Des 2019 12:35 WIB
(Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom) Apel siaga bencana di Jawa Barat.
Bandung - Ribuan aparat TNI-Polri disiagakan mengantisipasi bencana alam saat memasuki musim hujan saat ini. Selain personel, helikopter juga disiapkan untuk mengevakuasi korban bencana.

"Kalau diperlukan (helikopter) kita siapkan. Kita kerahkan. Untuk jumlahnya, kita sesuai kebutuhan saja. Kalau kebutuhan banyak, kita siap baik TNI maupun Polri," ucap Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto usai apel kesiapsiagaan bencana di Lapangan Hubdam, Jalan Moch Toha, Kota Bandung, Rabu (18/12/2019).


Apel tersebut diselenggarakan Kodam III/Siliwangi dengan dihadiri Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi, Kepala Basarnas Jabar Deden Ridwansyah, sejumlah unsur pemerintah Provinsi Jabar dan relawan bencana.

Nugroho mengatakan, kesiapan personel dalam menghadapi bencana diperlukan. Dia berkaca pada rentetan bencana yang terjadi pada tahun lalu yang mana puncaknya terjadi di akhir tahun.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, tahun 2018 terjadi 1.399 bencana alam meliputi 452 longsor, 416 kebakaran, 260 puting beliung, 123 banjir, 141 kebakaran hutan dan lahan, 5 kali air laut pasang dan 2 kali gempa bumi.


Sementara untuk tahun ini berdasarkan data BPBD, sudah terjadi 1.740 bencana yang meliputi 478 longsor, 357 kebakaran, 368 puting beliung, 138 banjir serta 14 gempa bumi.

"Tahun lalu kan pada akhir-akhir tahun, terjadi di Jabar ini khususnya bencana alam baik itu banjir, banjir bandang, longsor, tsunami dan lain sebagainya. Masyarakat harus siap juga, kita akhir tahun, awal tahun terjadi debit hujan yang tinggi, oleh sebab itu kita persiapkan," tuturnya.


Untuk yang dikerahkan, sambung Nugroho, yang mengikuti apel sebanyak 3.500 lebih personel gabungan. Namun dalam pelaksanaannya, seluruh personel TNI-Polri dikerahkan.

"Personel ya seluruh TNI-Polri dilibatkan, tapi tadi yang ikut kan hanya 3.500an. Nanti kita libatkan semua membantu masyarakat, TNI-Polri akan all out," kata dia. (dir/tro)