Ketua RT 02 Jajang mengatakan, sekitar pukul 17.30 WIB ia hendak berangkat ke masjid untuk melaksanakan salat Magrib. Tiba-tiba, ia mendengar suara gemuruh diantara suara hujan.
"Kemudian saya lihat, ternyata ada longsor. Benteng rumah milik Pak Ajat, ambrol dan menimpa bangunan dan dan satu sepeda motor yang ada di bawahnya," kata Jajang di lokasi kejadian, Rabu (18/12/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jajang memastikan rumah kontrakan tersebut tak dihuni saat kejadian. Pasalnya, pemilik kontrakan berencana menjual bangunan tersebut.
Pantauan detikcom, kondisi kerusakan rumah cukup parah. Tembok rumah retak, sementara sebagian atap rumah tersebut roboh karena tertimpa material bangunan.
Sementara itu, Ketua RW 17 Aep Saepudin menambahkan, sebelumnya memang ada rekahan tanah di sekitar area longsor. "Bentengnya tak kuat menahan air yang masuk ke rekahan itu, jadinya longsor," kata Aep.
Menurut Aep, saat itu hujan terus mengguyur sejak siang hingga malam hari. Menurutnya, selain dua rumah yang rusak, ada tiga rumah lainnya yang terancam.
Saat ini, kata dia, bersama warga bergotong royong membereskan puing-puing bangunan. "Sementara kita mengajak masyarakat untuk gotong royong, karena ada jalan warga juga yang tertutup. Ini butuh proses," ujarnya.
Tonton juga Ngeri! Begini Penampakan Longsor di Ciwidey Bandung :
(mso/mso)











































