Pernikahan Dini di Ciamis Marak, Sebagian karena Hamil di Luar Nikah

Dadang Hermansyah - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 09:02 WIB
Foto: dada
Ciamis - Perceraian di Ciamis setiap tahun terus meningkat. Begitu pula dengan pernikahan dini, jumlahnya tahun ini naik hingga 43 persen dibanding tahun lalu.

Pengadilan Agama Kelas 1-A Kabupaten Ciamis mencatat pengajuan pernikahan dispensasi (di bawah batas usia) hingga November mencapai 215 pemohon. Sedangkan tahun lalu hanya 150 pemohon.

"Itu karena adanya ketentuan baru tentang batas usia nikah yang menjadi 19 tahun dari sebelumnya 16 tahun. Juga ada yang memohon dispensasi karena hamil di luar nikah," jelas juru bicara Pengadilan Agama Ciamis Nandang Hasanudin.

Menurutnya, dispensasi ini umumnya keinginan orang tua yang ingin segera menikahkan anaknya karena melihat hubungan anak mereka sudah sangat dekat. Orang tua khawatir terjadi hal negatif, terutama yang melanggar norma agama.

"Ada juga yang memang karena faktor budaya, terutama di daerah pinggiran, yang biasa menikahkan anaknya ketika sudah lulus sekolah karena dianggap sudah dewasa," jelas Nandang.



Angka perceraian di Ciamis pun tinggi. Sampai November 2019, jumlah perceraian mencapai 5.604 perkara. Angka tersebut bertambah 560 perkara atau 11 persen dibanding pada 2018, yang jumlahnya 5.044 perkara.

Artinya tahun ini, setiap bulannya sebanyak 509 pasangan bercerai atau 16-17 perceraian setiap harinya.

Perinciannya, talak cerai 1.849 perkara dan cerai gugat 3.755 perkara.

Selain masyarakat umum, ada dari kalangan ASN, yang sampai saat ini sudah ada 132 ASN yang bercerai. (ern/ern)