20 Pemuda yang Diamankan Saat Ricuh Rumah Deret Tamansari Bandung Dipulangkan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 12:20 WIB
Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Polisi mengamankan 25 pemuda imbas kericuhan saat penggusuran lahan rumah deret Tamansari Bandung. Sebagian besar pemuda sudah dipulangkan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengatakan ke-25 pemuda yang diamankan itu dibawa ke markas Satpol PP Kota Bandung sejak kemarin malam. Di sana, dilakukan pemeriksaan badan hingga tes urine.

"Dari 25 orang yang diamankan ke Satpol PP, kemudian di sana dilakukan pemeriksaan urine. Ada dua orang yang perlu pendalaman karena saat tes awal, ada dugaan positif. Jenis obatnya apa masih didalami Sat Narkoba. Sementara ada tiga orang didalami oleh Sat Reskrim terkait penemuan senjata tajam," ucap Irman di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (13/12/2019).

Irman mengatakan 5 orang yang perlu didalami ini masih menjalani pemeriksaan baik di Sat Reskrim maupun di Sat Narkoba Polrestabes Bandung. Sementara 20 orang lainnya dilakukan pembinaan oleh Satpol PP Kota Bandung dan dikembalikan ke orang tuanya.

"Sisanya yang tidak, di Satpol PP dilakukan pendataan profiling karena masih banyak generasi muda, pelajar dan mahasiswa dan didata juga di Satpol PP dan dipanggil orang tua dan diserahkan dan dibuat surat pernyataan," tuturnya.

Irman menyatakan diamankannya 25 pemuda ini lantaran dianggap mengganggu ketertiban. Sebab saat proses pembongkaran, terjadi pelemparan-pelemparan ke arah petugas Satpol PP dan kepolisian.

"Mereka dari awal sudah ada pemberitahuan bahwa Satpol PP sudah ada somasi pemberitahuan dilakukan penertiban. Namun ada sekelompok orang melakukan pelemparan kepada petugas batu dan mereka tidak ada alasan jelas melakukan perlawanan. Ada delapan menjadi korban pelemparan batu, tujuh dari Satpol PP dan satu anggota Polri perlu perawatan," katanya.

Irman memastikan para pemuda yang diamankan tersebut bukan warga sekitar. Menurutnya, para pemuda itu kebanyakan berasal dari kelompok tertentu.

"Kecenderungan kelompok tertentu. Kemungkinan besar bukan warga situ," kata dia. (dir/ern)