Bong Bentuk Dot Bayi hingga Pedang Tulisan Arab Dimusnahkan Kejari

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 16:58 WIB
Kejari Kota Sukabumi memusnahkan berbagai barang bukti pidana umum dan narkotika. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi memusnahkan barang bukti sejumlah kejahatan yang masuk kategori pidana umum. Ada yang unik dari barang bukti yang dipamerkan, selain sabu-sabu dan obat-obatan, beberapa alat pengisap atau bong menarik perhatian.

Bong tersebut mulai dari botol susu lengkap dengan dot, botol larutan penyegar, botol tinta printer hingga minuman berkarbonasi yang dibuat mengkerut. Alat itu disulap menjadi alat bong sabu lengkap dengan pipet dan sedotan.

"Untuk saat ini narkotika masih mendominasi dengan sabu-sabu 22 perkara dan ganja 4 perkara, lalu kepemilikan senjata tajam 3 perkara, lalu pencurian 2 perkara," kata Kajari Kota Sukabumi Ganora Zarina, Selasa (10/12/2019).


Bong sabu dengan rupa unik tersebut, dijelaskan Ganora, disita dari para pelaku yang berstatus pengguna sekaligus pengedar. Alat-alat itu disebut memang digunakan untuk mengkonsumsi barang haram jenis sabu.

"Makin ke sini makin kreatif saja mereka (pelaku) mengakali aparat penegak hukum kepolisian dan BNN yang concern memerangi peredaran narkoba. Lihat saja mereka memakai alat-alat yang tidak lazim. Jadi tidak sekadar bong dan pipet, tapi juga benda-benda ini termasuk alat dot susu yang dibuat sedemikian rupa," tutur Ganora.

Bong Bentuk Dot Bayi hingga Pedang Tulisan Arab Dimusnahkan KejariFoto: Syahdan Alamsyah/detikcom
Seluruh barang bukti tersebut kemudian dimusnahkan secara bergantian oleh kejaksaan, kepolisian, dan BNN dengan cara diblender, dibakar, dan dipotong. "Tren kejahatan meningkat, makanya sinergi kami dengan kepolisian dan BNN serta unsur lain harus semakin kuat untuk memberantas kejahatan psikotropika ini," ucap Ganora.
Selanjutnya
Halaman
1 2