Respons Walkot Oded soal Kemenag Data Majelis Taklim

Mochamad Solehudin - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 16:20 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial (Mochamad Solehudin/detikcom)
Wali Kota Bandung Oded M Danial (Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial ikut mengomentari soal pendataan majelis taklim oleh Kementerian Agama. Ia tak mempermasalahkan kalau tujuan pendataan itu sebagai bentuk kehati-hatian.

"Saya kira begini, kalau sebagai bentuk kehati-hatian dari pusat, itu hal yang baik-baik saja," katanya saat ditemui di Sabuga, Kota Bandung, Kamis (5/12/2019).

Dalam kesempatan itu, Oded mengingatkan agar aturan yang dibuat itu bukan sekadar seremoni semata. Tapi betul-betul harus mengarah pada tingkat kepentingan dan substansi yang ada.

"Negara atau kota bukan pada seremonial, tapi bagaimana substansinya," ucapnya.


Contohnya saja, lanjut dia, selama 2019 pihaknya sering mengundang pemuka agama ke Pendopo. Hal itu sebagai upaya menjaga keimanan semua aparat pemerintahan di Kota Bandung.

"Saya sebentar lagi akan mengadakan kerukunan beragama akan ditingkatkan dari 2019. Saya mengundang pemuka agama ke Pendopo. Ke depan saya akan buat lagi kegiatan terobosan substansi. Bukan pada seremoni, tapi substansi," ujar Oded.

Sebelumnya, MUI Jabar juga ikut berkomentar soal rencana Kemenag mendata majelis taklim. MUI menilai wacana itu bisa mengganggu kebebasan beragama bila dibarengi dengan pengawasan dari pemerintah.



Simak Video "Kontroversi Menag Fachrul Atur Majelis Taklim"

[Gambas:Video 20detik]

(mso/bbn)