Istri WN Tiongkok yang Jadi Terdakwa Pengantin Pesanan Ditangkap

Istri WN Tiongkok yang Jadi Terdakwa Pengantin Pesanan Ditangkap

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 21:23 WIB
Foto: Yudha Maulana
Foto: Yudha Maulana
Cimahi - Seorang WNI berinisial EM dan WN Tiongkok berinisial JS menjadi tersangka kasus trafficking modus pengantin pesanan. Keduanya ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung karena berupaya menyelundupkan manusia.

Penangkapan keduanya merupakan pengembangan kasus yang menjerat SD, seorang WN Tiongkok yang menjadi mak comblang atau pencari wanita untuk dijodohkan dengan warga Tiongkok. SD telah lebih dulu diamankan pada 8 Juli 2018 lalu.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigriasian Yosa Anggara mengatakan, tersangka EM merupakan istri dari SD. Keduanya menerima pesanan dan sejumlah uang dari JS yang berperan sebagai perekrut calon pengantin pria. Ia dan istrinya mendapatkan Rp 110 juta dari setiap pengantin yang berhasil dinikahkan.

"Jadi JS ini yang merayu agar pria Tiongkok mencari jodoh di Indonesia. Di sini peran EM dan SD yang mencari calon pengantin wanita," ujar Yosa di Kantor Kejari Cimahi, Selasa (3/12/2019).

Menurut Yosa, kelompok ini telah berhasil menikahkan dua pasang pengantin. Mereka berstatus pelajar dan satu lagi berprofesi sebagai pekerja lepas.

"Proses perekrutannya, mereka mendatangi calon korban dengan membawa foto pria berkewarganegaraan Tiongkok. Kemudian diming-imingi sejumlah mahar," ujarnya.

Setelah dinikahkan, mempelai wanita akan dibawa ke Tiongkok. "Jadi ada unsur penyelundupan manusia dengan bungkus pernikahan yang tidak sesuai dengan prosedur dengan maksud dan tujuan mendapatkan visa di Tiongkok," kata Yosa melanjutkan.

Keduanya telah melanggar pasal 120 ayat 1 UU No 6 Tahun 2011 Tentant Keimigrasian Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau Pasal 120 Ayat 2 UU No 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP atau Pasal 122 no 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. (ern/ern)