DPRD Soroti Pemprov Lamban Tangani 700 Ribu Ha Lahan Kritis Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 30 Nov 2019 19:19 WIB
DPRD Jabar soroti penanganan 700 ribu hektare lahan kritis yang lamban. (Foto: Istimewa)
DPRD Jabar soroti penanganan 700 ribu hektare lahan kritis yang lamban. (Foto: Istimewa)
Sumedang - DPRD Jawa Barat menyoroti persoalan lahan kritis di Jabar. Saat ini, hampir 10.000 hektare lahan di Jabar masuk kategori kritis dan perlu penanganan.

Berdasarkan data yang diperoleh, seluas 700.000 hektare di Jabar masuk kategori sangat kritis. Sedangkan 250.000 hektare masuk kategori kritis.

"Kami akan terus mendorong eksekutif untuk melakukan langkah-langkah nyata," ucap Ketua Komisi II DPRD Jabar Rahmat Hidayat Djati dalam rilis yang diterima, Sabtu (30/11/2019).


Rahmat sendiri sudah menggelar pertemuan dengan sejumlah elemen masyarakat hingga pemerhati lingkungan yang tergabung dalam Forum Lahan Hijau. Pertemuan bersifat mendengarkan dan dialog soal penanganan lahan kritis di Jabar ini berlangsung di Sumedang siang tadi.

Berdasarkan hasil dialog, politikus PKB ini menyatakan siap mendorong pemerintah untuk segera menangani masalah lahan kritis di Jabar. Sebab selama ini dia menilai penanganan terbilang lamban.

"Komisi II bersama Dinas Kehutanan akan bersinergi dalam aksi penanganan kondisi lahan di Jabar," katanya.


Dia juga akan mendesak pemerintah baik di tingkat provinsi maupun pusat untuk sama-sama membantu penanganan lahan kritis di Jabar ini. Pihaknya akan meminta pemerintah memprioritaskan penanganan lahan kritis demi keseimbangan masa depan.

Dewan Soroti Pemprov Lamban Tangani 700 Ribu Ha Lahan Kritis JabarFoto: Istimewa
Koordinator Forum Lahan Hijau Erwin mengatakan, lambannya penanganan lahan kritis disebabkan persoalan ini belum dianggap penting bagi pemerintah. Padahal berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat ini ada 900.000 hektare lahan kritis yang mana 700.000 di antaranya berada di Jabar.

"Kita sangat meyakini masih banyak lahan-lahan kritis lainnya yang belum tercatat. Maka dari itu dirasa perlu pemerintah Jawa Barat hari ini untuk menangani persoalan lahan kritis ini," kata Erwin.




Tonton juga video Krisis Lahan Makam di Bandung, Tumpang Makam Jadi Solusi:

[Gambas:Video 20detik]


(dir/tro)