Kemarau Panjang, Warga Argasunya Cirebon Krisis Air Bersih

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 13:24 WIB
Pihak Polresta Cirebon menerjunkan 26 mobil tangki air bersih secara bergiliran di wilayah Argasunya. (Sudirman Wamad/detikcom)
Pihak Polresta Cirebon menerjunkan 26 mobil tangki air bersih secara bergiliran di wilayah Argasunya. (Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Kemarau panjang mengakibatkan wilayah di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, mengalami krisis air bersih. Lebih dari tiga bulan warga Kelurahan Argasunya kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Salah seorang warga Kampung Kopiluhur, Kelurahan Argasunya, Dili (40), mengatakan biasanya warga memanfaatkan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Namun sejumlah sumur bor yang biasa dimanfaatkan oleh warga mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

"Padahal kedalaman sumurnya sudah 30 meter, tapi tidak keluar air. Sudah tiga bulanan kesulitan air bersih," kata Dili, Selasa (26/11/2019).


Selama ini, Dili mengaku mengandalkan bantuan air bersih dari sejumlah instansi dan komunitas. Selain mengandalkan bantuan, warga setempat masih memanfaatkan sumber mata air yang berjarak ratusan meter dari permukiman warga. Akses jalan menuju sumber mata air tersebut terbilang membahayakan.

"Ada sumur mata air, tapi jalannya terjal. Ya ratusan meter. Tapi alhamdulillah, selama ini ada bantuan terus," katanya.


Tonton juga Krisis Air di Kabupaten Belu dan Ancaman Stunting yang Mengintai :



Selanjutnya
Halaman
1 2