Mulai 21 November, 2.000 Anak Ayam Disebar ke 12 Sekolah Bandung

Mochamad Solehudin - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 15:13 WIB
Peternakan ayam. (Eko Susanto/detikcom)
Peternakan ayam. (Eko Susanto/detikcom)
Program bagi-bagi anak ayam ini diharapkan bisa memberi banyak dampak positif untuk para siswa. Karena melalui program yang digagas langsung Wali Kota Bandung Oded M Danial menjadi bagian dari pembentukan karakter para siswa di Kota Bandung.

"Ayam ini jadi proses pembelajaran, pelajaran yang disisipkan. Ada lima mata pelajaran (yang mendukung program ini) IPA, IPS, TIK, Prakarya dan Bahasa Indonesia. Anak nanti amati paling tidak 6 bulan (satu semester)," katanya.


Dia juga menyampaikan program ini bagian dari program Bandung Masagi. Pihaknya memberi nama kegiatan ini Akibagi (Aktif, Kolaboratif, Integratif, Bandung Masagi).

"Jadi bukan hanya melihat ke proses ayam besar, tapi proses ini yang kita amati. Misal ayamnya kena penyakit, anak (siswa) paham (apa penyebab dan lain-lain)," ucapnya.


Dalam kesempatan itu, dia mengungkapkan, untuk menyediakan ribuan anak ayam pihaknya menggandeng komunitas. Karena pihaknya tidak memiliki alokasi anggaran untuk pengadaan anak ayam.

"Dispangtan itu konteks support teknis, bagaimana merawat, budi daya. Karena bukan program APBD, nanti di-support komunitas. Karena di awal tidak ada anggaran," ujarnya.

Seperti diketahui program bagi-bagi anak ayam yang digagas Oded adalah sebagai salah satu upaya agar anak-anak tak kecanduan gadget.
Halaman

(tro/tro)