Ditangkap Densus, Terduga Teroris Cianjur Kerap Debat soal Jihad

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 15:42 WIB
Warga melihat kontrakan tempat terduga teroris yang ditangkap personel Densus 88 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Warga melihat kontrakan tempat terduga teroris yang ditangkap personel Densus 88 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Syahdan Alamsyah/detikcom)

Berhenti kuliah, DS kembali ke lingkungan rumahnya. Ia sering membawa teman-temannya. Ahmad kembali didebat soal jihad berikut soal pemahaman agama dan ibadahnya.

"Pernah juga saya tegur ketika waktunya salat Jumat, mereka malah pergi. Katanya sudah biasa pergi ke masjid di luar kampung sini. Seperti yang sudah tidak nyaman dengan lingkungan warga sini. Ia juga punya agenda rutin setiap pekan," tuturnya.

Agenda rutin yang dimaksud Ahmad adalah setiap dua hari dalam seminggu DS mengikuti pengajian di tempat dosennya yang berlokasi di Bandung, "Jadi seperti pengajian khusus untuk kelompok mereka, itu rutin setiap minggu ada dua hari kegiatan pengajian. Tapi tidak tahu lokasi pastinya. Yang jelas, ngaji sama dosennya di Bandung," ujar Ahmad.


Ahmad mengaku sudah menyampaikan perubahan sikap dan perilaku DS, termasuk pertanyaan dari masyarakat soal gerakan dan bacaan ibadah yang sedikit berbeda. Namun ayah terduga teroris tersebut mengaku kesulitan membina DS.

"Jadinya malah dipasrahkan lagi ke saya," kata dia.

Ia mengaku sudah tidak lagi berkomunikasi dengan DS setelah tenaga pengajar salah satu madrasah itu mengontrak di Kampung Cibodas, Desa Gunungsari. "Sewaktu dia di sini, saya masih sering mengingatkan untuk tidak terpengaruh paham radikal. Tapi, setelah dia pindah, saya sudah tidak komunikasi lagi. Tadi pagi dapat info sudah diamankan oleh Densus 88," kata Ahmad.


Simak Video "Densus 88 Amankan Dua Terduga Teroris di Cianjur"

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(sya/bbn)