Sebelum Ditembak Anak Bupati Majalengka, Korban Disergap Puluhan Pria

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 20:28 WIB
Panji Pamungkasandi, korban penembakan Irfan Nur Alam yang tak lain anak kedua Bupati Majalengka Karna Sobahi. (Yudha Maulana/detikcom)
Panji Pamungkasandi, korban penembakan Irfan Nur Alam yang tak lain anak kedua Bupati Majalengka Karna Sobahi. (Yudha Maulana/detikcom)
Panji mengatakan, ketika itu ia melihat tangan Irfan sudah berada di pelatuk senjata api. Ia pun refleks menghindar. Kendati begitu, telapak tangannya terkena sambaran peluru.

"Pelurunya meleset, malah mengenai paha kiri orangnya Irfan," ucapnya.

Setelah itu, Irfan mengajak Panji masuk ke ruangannya. "Di sana, dia melemparkan uang Rp 500 juta, diinjak-injak. Darah saya yang berceceran jatuh ke uang itu," katanya.

"Saya tak pikir lagi soal uang. Saya segera ke RSUD dan melapor ke Polres Majalengka. Kemudian kami diperiksa, tidak ada senjata tajam atau yang lainnya," ujarnya melanjutkan.


Pengakuan Panji tak jauh berbeda dengan kronologi yang diungkapkan oleh Wakapolres Majalengka Kompol Hidayatullah. Hanya, Hidayatullah menyebut Panji menerima uang dulu dan baru ditembak oleh Irfan.

"Sudah dibayarkan, (uang) sudah dikasihkan, dan terjadi penembakan. Itu yang masih dalam proses penyidikan," kata dia.
Halaman

(tro/tro)