detikNews
Jumat 08 November 2019, 14:59 WIB

Iuran Bakal Naik, 35 KK Per Hari di Cirebon Pilih Turun Kelas BPJS

Sudirman Wamad - detikNews
Iuran Bakal Naik, 35 KK Per Hari di Cirebon Pilih Turun Kelas BPJS 35 KK per hari di Cirebon pilih pindah kelas BPJS Kesehatan. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Warga Kota Cirebon, Jawa Barat, ramai-ramai menurunkan fasilitas kesehatannya karena kebijakan kenaikan tarif iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Cirebon Ansharuddin membenarkan fenomena itu. Ansharuddin menyebut, peningkatan pengajuan penurunan fasilitas kesehatan oleh peserta BPJS di Kota Cirebon itu setelah adanya rencananya kenaikan tarif.

"Ada 35 kartu keluarga (KK) di Kota Cirebon yang mengajukan penurunan kelas, ya macam-macam dari berbagai kelas. Pas ada isu kenaikan itu sebenarnya sudah banyak, tapi sekarang mulai meningkat. Sebelumnya tidak sampai 35 KK per hari," kata Ansharudin di kantor BPJS Kesehatan Kota Cirebon, Jumat (8/10/2019).


Ansharuddin tak menampik adanya kenaikan tarif iuran itu memberatkan peserta BPJS Kesehatan, khususnya kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). "Mungkin bagi sebagian masyarakat, khususnya PBPU penyesuaian iuran ini cukup berat. Namun besarnya iuran yang disesuaikan ini tidaklah lebih besar dibandingkan dengan manfaat program JKN-KIS," katanya.


Pihaknya berharap, kebijakan kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan bisa memberi dampak positif untuk perbaikan pembiayaan fasilitas kesehatan. Ia juga akan memperbaiki program-program lain seperti manajemen dan kualitas layanan.

"Melalui penyesuaian tarif ini diharapkan program JKN-KIS akan mengalami perbaikan secara sistemik dalam hal pembiayaan fasilitas kesehatannya," ucap Ansharuddin.




Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pelayanan Bisa Lebih Baik?:

[Gambas:Video 20detik]




(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com