BNN Bandung Barat Ringkus 3 Kurir Sabu Jaringan Lapas

BNN Bandung Barat Ringkus 3 Kurir Sabu Jaringan Lapas

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 11:52 WIB
BNN Bandung Barat meringkus tiga pelaku kurir sabu jaringan lapas. (Yudha Maulana/detikcom)
BNN Bandung Barat meringkus tiga pelaku kurir sabu jaringan lapas. (Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) membongkar sindikat pengedar narkotik jenis sabu yang dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

Ketiga tersangka adalah UU (33), AS (39), dan AR (35), yang ditangkap di dua tempat yang terpisah. Tersangka UU dan AS ditangkap pada 17 Oktober 2019 di kediamannya Kampung/Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, KBB. Keduanya merupakan residivis pengedar sabu di Parongpong.

"UU bertugas sebagai pengatur keuangan, jadi lalu lintas uang melalui rekeningnya. Sedangkan AS merupakan kurir dan yang menjual langsung," kata Kepala BNN KBB Sam Norati, Kamis (7/11/2019).


Dari tangan tersangka, BNN menyita 5 paket sabu seberat 1,25 gram, 1 plastik hitam berisi 10,67 gram ganja, ponsel Android, timbangan digital, kartu ATM, dan alat isap (bong).

Empat hari kemudian, 21 Oktober 2019, BNN menangkap AR di halaman sebuah supermarket di Padalarang. "Dari tersangka diamankan satu paket sabu yang terbungkus plastik seberat 10,11 gram," ujar Sam.

BNN kemudian menggeledah rumah AR dan menemukan timbangan plastik untuk memaketkan sabu berikut alat isap. "Ketiga tersangka mendapatkan barangnya dari pengendali yang berada di dalam lapas," kata Sam.


Sam mengatakan ketiga tersangka memesan sabu dari dua pengendali berbeda. Caranya, melalui kontak dan transfer kepada pengendali, kemudian barang disimpan di tempat yang disepakati.

"Belum bisa kami sebutkan lapasnya karena saat ini masih dalam pengembangan. Atas perbuatannya, tersangka diancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun," katanya.
Selanjutnya
Halaman
1 2