detikNews
Senin 21 Oktober 2019, 12:09 WIB

Angin Kencang Menerjang, Puluhan Pohon Tumbang Turup Jalan di Pangalengan

Wisma Putra - detikNews
Angin Kencang Menerjang, Puluhan Pohon Tumbang Turup Jalan di Pangalengan Foto: Wisma Putra
Bandung - Angin kencang menerjang Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung Minggu malam (20/10/2019). Banyak rumah warga rusak dan pohon tumbang menutup jalan.

Pantauan di lapangan, Senin (21/10/2019), petugas gabungan TNI Polri, BPBD Kabupaten Bandung, ACT dan warga melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup Jalan Perkebunan Teh Malabar menuju Kawasan Obyek Wisata Air Panas Cibolang.

"Di jalan ini ada sekitar 60 pohon, dari Pintu sampai Cibolang. Baru titik ini saja, belum yang lain," kata salah satu Anggota ACT Kabupaten Bandung Asep Caca kepada detikcom.

Sementara itu Kapolsek Pangalengan Kompol Umar Said mengatakan untuk jumlah kerusakan rumah warga pihaknya masih melakukan pendataan.

Menurutnya ada dua desa terdampak yang mengalami kerusakan parah di antaranya Desa Banjarsari dan Desa Wanasuka.

Saat ini pihaknya sedang melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup jalan untuk sampai ke wilayah Banjarsari dan Desa Wanasuka.

"Banjarsari dan Wanasuka kita belum bisa masuk kesana karena tertutup pohon. Kita sekarang sedang melakukan pemotongan pohon di depan Desa Banjarsari," katanya kepada detikcom.

Ia menyebut pohon-pohon besar yang ada di jalan itu tumbang menutup jalan sehingga menghambat lalu lintas di jalan tersebut.

"Kita belum tahu jumlahnya yang jelas akses dari Pangalengan menuju perkebunan Santosa atau Desa Wanasuka (tembus ke Kecamatan Kertasari) tertutup," ungkapnya.

Selain itu, Pabrik Teh Malabar juga mengalami kerusakan di bagian atap.

"Dari informasi yang diterima, atapnya saja. Semuanya di sini tidak ada rumah yang ambruk hanya rata-rata atapnya pada terbang," ujarnya.

Ia menambahkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. "Alhamdullilah tidak ada korban jiwa, maupun luka, tidak ada," tambahnya.

Hingga siang ini proses evakuasi pohon tumbang yang menutup jalan masih dilakukan. "Jalan dulu yang utama supaya akses ekonomi lancar dan tidak terhambat," pungkasnya.





Angin Kencang Melanda Batu, Satu Orang Tewas:

[Gambas:Video 20detik]


(ern/ern)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com