Kejadian itu terjadi Rabu (16/10/2019). Menurut Kapolsek Banjarwangi Ipda Masrokhan, ada 21 komputer sekolah yang dicuri pelaku.
"Ada 21 komputer dan server sekolah yang dicuri. Sedang kami selidiki," ujar Masrokhan saat dihubungi wartawan, Kamis (17/10/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh guru sekolah tersebut. Guru-guru heran lantaran pintu ruangan komputer sudah terbuka. Selain itu, bagian tembok belakang ruangan tersebut juga diduga dijebol para pelaku.
Selain mencuri 21 unit komputer yang diketahui merupakan bantuan dari pemerintah tahun 2017 lalu, pelaku juga membawa kabur server milik sekolah.
"Untuk sementara, kerugian ditaksir Rp 180 jutaan," katanya.
Foto: Dok. Polsek Banjarwangi |
Sementara pihak sekolah sangat dirugikan dengan kejadian ini. Pasalnya, komputer-komputer itu dipersiapkan untuk siswa yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
"Mohon waktu sedang kami selidiki," ujar Masrokhan. (tro/tro)











































Foto: Dok. Polsek Banjarwangi