detikNews
Jumat 11 Oktober 2019, 18:34 WIB

Sungai Cipamokolan Bandung Bau-Menghitam, Oded: DLHK Harus Turun!

Mochamad Solehudin - detikNews
Sungai Cipamokolan Bandung Bau-Menghitam, Oded: DLHK Harus Turun! Sungai Cipamokolan di Kota Bandung penuh sampah, bau dan menghitam. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial angkat bicara mengenai kondisi air Sungai Cipamokolan yang hitam pekat dan bau busuk. Dia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan dinas terkait lain untuk segera meninjau dan mengatasi permasalahan yang ada.

Saat ini, kata Oded, pihaknya juga sedang menggencarkan bebersih sungai dan saluran air di Kota Bandung. Sejak 9 Oktober sampai 31 Oktober 2019 lalu dia akan secara maraton melakukan bebersih sungai sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim hujan, termasuk di Sungai Cipamokolan.

"Sesuai dengan program Mang Oded kemarin, sudah sampaikan ke PU dan DLHK terkait masalah lingkungan, mereka bukan hanya bebersih saja," kata Oded saat ditemui di sekitar Sukajadi, Kota Bandung, Jumat (11/10/2019).


Menyangkut kondisi air sungai yang kotor dan mengeluarkan bau, dia meminta DLHK untuk turun tangan. Menurutnya harus ada penanganan agar kondisi memprihatinkan tersebut tidak terus berlanjut.

"Saya kira DLHK harus turun tangan. Harus kita tinjau, periksa ke sana," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kondisi air Sungai Cipamokolan di Jalan Babakan Wardana, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, begitu mengkhawatirkan. Airnya berwarna hitam pekat dan mengeluarkan bau busuk.


Pantauan detikcom, Jumat (11/10/2019) sekitar pukul 10.30 WIB, terlihat sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum bersama TNI tengah mengeruk sampah yang menutupi badan sungai. Mereka tanpa ragu mengambil sampah yang mengeluarkan bau tidak sedap.

Berdasarkan penuturan warga, sampah yang menumpuk di Sungai Cipamokolan sudah jauh berkurang. Pada Rabu (9/10/2019) lalu, sampah hampir menutupi sebagian besar badan Sungai Cipamokolan.


Deden (45) menuturkan, sampah di Sungai Cipamokolan merupakan kiriman dari daerah lain. Apalagi, pada Selasa (8/10/2019) sempat terjadi hujan di Kota Bandung membawa sampah dan tertahan di Sungai Cipamokolan.

"Kalau ada kiriman (hujan) dari Ujungberung dan sekitarnya sampah menumpuk di sini," katanya.


Simak juga video "Tradisi Ngalokat Cai untuk Menjaga Mata Air" :

[Gambas:Video 20detik]


(mso/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com