Kapolda Jabar Tuding Anarcho Tunggangi Mahasiswa Ricuh di Bandung

Mukhlis Dinillah - detikNews
Rabu, 02 Okt 2019 17:04 WIB
Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi (Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi menuding kelompok Anarcho-Syndicalism menunggangi mahasiswa saat demonstrasi berujung ricuh di Kota Bandung beberapa waktu lalu. Ia menegaskan akan lebih mengantisipasi pergerakan pihak-pihak yang ingin membuat situasi di Jabar tak kondusif.

"Mahasiswa nggak masalah, tapi ada kelompok yang menunggangi mahasiswa, namanya Anarcho. Kita semua paham, kita harus tahu. Dan saya juga harus sebutkan di mana-mana," kata Rudy di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (2/10/2019).


Ia mengaku sudah berdiskusi dengan pihak mahasiswa pascademonstrasi yang berujung ricuh. Pihak mahasiswa menegaskan tidak ada niat membuat situasi tak kondusif, bahkan menimbulkan korban luka.

"Mahasiswa ditunggangi, ternyata setelah terpecah-pecah. Mereka (kelompok Anarcho) nggak ada. Mahasiswa kita dudukkan, damai, ingin bubar, juga pulang," tutur Rudy.

Menurutnya, aksi unjuk rasa buruh hari ini juga teridentifikasi disusupi kelompok Anarcho-Syndicalism. Namun, sambung dia, pihak kepolisian sigap mengamankan sejumlah orang yang diduga Anarcho.

"Di sini buruh juga saya kasih tahu. Mereka akan menunggangi, tadi juga di luar, kami tangkapin mereka. Dengan baju seragamnya yang sama seperti waktu sama mahasiswa," ujar Rudy.

Sekadar diketahui, tiga kali aksi unjuk rasa mahasiswa di depan gedung DPRD Jabar beberapa waktu lalu selalu berakhir ricuh. Pedemo dan polisi terlibat bentrok.



Bentrok di DPRD Jabar, Gas Air Mata Dibalas Lemparan Batu:

[Gambas:Video 20detik]



(mud/bbn)