Mahasiswa Ciayumajakuning Kecam Tindakan Represif Aparat

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 26 Sep 2019 15:54 WIB
Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning menggelar unjuk rasa di depan DPRD Kota Cirebon. (Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning (Kota-Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) kembali berdemonstrasi di depan gedung DPRD Kota Cirebon. Mahasiswa mengecam tindakan represif aparat keamanan kepada demonstran di sejumlah daerah Indonesia berkaitan gelombang aksi massa tolak UU KPK yang baru dan RUU KUHP.

Selain itu, mereka mendesak DPRD Kota Cirebon segera mengirim hasil kesepakatan terkait penolakan UU KPK baru dan sejumlah RUU KUHP yang dinilai ngawur ke DPR RI. Jumlah massa tampak terlihat lebih banyak dibanding unjuk rasa pada Senin (23/9/2019).

"Kami menuntut kembali kepada DPRD dan Pemkot Cirebon tentang sejumlah RUU yang ngawur dan penolakan terhadap UU KPK," kata juru bicara Aliansi Mahasiswa Ciayumajakuning Ginanjar seusai unjuk rasa di DPRD Kota Cirebon, Jabar, Kamis (26/9/2019).


Ginanjar mengatakan sejumlah RUU yang harus dibatalkan di antaranya tentang pertanahan, minerba, dan RKUHP. Kemudian, lanjut dia, mahasiswa Ciayumajakuning juga mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (P-KS).

"Kami juga menentang segala bentuk tindakan represif yang dilakukan negara oleh aparatur keamanannya. Kami menuntut agar tindakan kekerasan terhadap mahasiswa, rakyat, dan lainnya tidak terjadi lagi," kata Ginanjar.