detikNews
Jumat 20 September 2019, 13:09 WIB

TWA Tangkuban Perahu Tutup, Pedagang Jual Harta untuk Sambung Hidup

Yudha Maulana - detikNews
TWA Tangkuban Perahu Tutup, Pedagang Jual Harta untuk Sambung Hidup Tempat berjualan para pedagang ini sudah dua bulan tutup lantaran erupsi Gunung Tangkuban Perahu pada 26 Juli 2019. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Hampir dua bulan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Perahu ditutup akibat erupsi yang terjadi pada 26 Juli 2019. Keadaan itu membuat ribuan pedagang kehilangan mata pencahariannya.

Kepala Desa Cikole, Jajang Ruhiat mengungkapkan, untuk menutupi kebutuhan hidup para pedagang ada yang menjual harta bendanya. "Sebagian yang memilih tidak berjualan terpaksa jual motor, televisi dan surat tanah digadaikan untuk menyambung hidup," ujarnya saat dihubungi, Jumat (20/9/2019).


Pria yang akrab disapa Jajang Monas itu mengatakan sebagian pedagang memilih menumpang berdagang di objek wisata lain. Sementara yang lainnya mengikuti latihan tentang kebencanaan.

"Tremor Tangkuban Perahu terus menurun, masyarakat tetap tenang dan tunggu instruksi," kata Jajang.

Pihaknya mengusulkan kepada Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna untuk memberikan bantuan sembako kepada para pedagang yang terdampak. "Kami sudah rapat dengan bupati untuk memberikan bantuan bagi pedagang yang tidak bisa berjualan, bupati merespon dan siap membagikan 1.500 paket sembako," ujarnya.

"Saat ini kami sedang mendata, ada berapa pedagang yang memiliki lisensi berdagang di Tangkuban Perahu, mudah-mudahan erupsi tidak berlangsung lama sehingga pedagang bisa berdagang kembali," Jajang menambahkan.


PVMBG: Status Gunung Tangkuban Perahu Masih Tinggi:

[Gambas:Video 20detik]




(bbn/bbn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com