detikNews
Jumat 13 September 2019, 17:07 WIB

Suporter Minta Stadion, Bupati Pangandaran: Kita Dahulukan Rumah Sakit

Andi Nurroni - detikNews
Suporter Minta Stadion, Bupati Pangandaran: Kita Dahulukan Rumah Sakit Suporter minta pemerintah membangun stadion di Pangandaran. (Foto: Andi Nurroni/detikcom)
Pangandaran - Sejumlah suporter dan penghobi sepakbola di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran untuk membangun stadion. Berbagai kampanye, seperti penyebaran pamflet dan spanduk mulai menyita perhatian publik, termasuk di media sosial.

Diketahui, salah satu motor kampanye ini adalah kelompok suporter Viking Distrik Pangandaran. Ketua Viking Distrik Pangandaran Usman mengakui pihaknya menjadi bagian dalam kampanye tersebut.


Menurut Usman, selain infrastruktur jalan dan gedung-gedung, Pemkab Pangandaran juga sudah seharusnya memberikan perhatian terhadap kebutuhan stadion dan gelanggang olahraga. Kehadiran stadion, kata Usman, akan menjadi rangsangan lahirnya klub sepakbola profesional untuk turut berkompetisi pada liga-liga nasional.

Usman mengatakan, para suporter sepakbola berharap Pangandaran bisa sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah memiliki klub profesional. Selain itu, kata Usman, stadion memiliki banyak manfaat mulai dari sarana rekreasi warga hingga tempat penyelenggaraan acara.

"Ujung-ujungnya ini membantu perekonomian warga, para pedagang, hotel dan lain-lain," kata Usman kepada detikcom, Jumat (13/9/2019).


Ia berpendapat, stadion berkapasitas 25 ribu orang sudah cukup memenuhi standar Asian Football Confederation (AFC). Hanya, kata dia, perlu diperhatikan detail mulai dari tekstur lapangan hingga drainasenya.

Jika suatu hari Pemkab Pangandaran berhasil membangun stadion klub profesional, Usman berpesan agar pengelolaannya diserahkan kepada pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidangnya.

"Jangan ada orang politik di dalamnya, jangan ada kepentingan politik," kata Usman.
Menanggapi tuntutan para suporter, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengaku sepakat bahwa stadion dan gelanggang olahraga merupakan fasilitas penting yang harus dimiliki daerah. Hanya saja, saat ini pihaknya dihadapkan pada pilihan-pilihan yang harus disusun menjadi skala prioritas.

"Membangun stadion itu penting, tapi jalan harus didahulukan, rumah sakit, Puskesmas harus didahulukan, penataan kawasan pantai harus didahulukan. Setelah itu baru kita bangun," kata Jeje kepada wartawan.


Jeje mengatakan, membangun stadion tidaklah murah. Paling tidak, kata Jeje, dibutuhkan anggaran Rp 50 miliar untuk merealisasikan fasilitas tersebut.

Terkait isu stadion, Jeje memberi catatan agar mereka yang memiliki aspirasi menyampaikannya dengan cara-cara yang dialogis. "Saya selalu mengundang ke rumah saya, ke kantor saya, jangan cuma di media sosial. Sampaikan mau yang begini, begitu," ujar Jeje.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com