Asal-usul Utang Rp 50 Juta yang Berujung Pemolisian Bupati Bandung Barat

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 19:19 WIB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara (Foto: DOK.detikcom)
Bandung - Bupati Bandung Barat Aa Umbara dipolisikan terkait dugaan penipuan dan penggelapan bermodus cek kosong. Aa disebut meninggalkan utang Rp 50 juta kepada rekanan yang meminjamkan uang.

Laporan itu dilakukan oleh rekanan Aa bernama Sriwedari Dharmayanti ke Polrestabes Bandung dengan nomor laporan STPL/1978/VIII/2019/JBR/POLRESTABES. Laporannya pada 26 Agustus 2019.

Pengacara korban, Rizki Rizgantara mengatakan, permasalahan itu terjadi pada 2013 atau saat Aa Umbara masih menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat. Saat itu, kliennya dan Aa memang merupakan rekanan.

"Awalnya Aa Umbara meminjam uang kepada klien kami Rp 250 juta. Menyampaikan dalam waktu sebulan akan dikembalikan. Peminjaman alasannya untuk keperluan pribadi," ucap Rizki saat dihubungi, Jumat (6/9/2019).


Menurut Rizki, janji Aa untuk melunasi seluruh utangnya tersebut tak ditepati. Ia menyebutkan bahwa Aa hanya baru membayar Rp 200 juta dari total utang yang dipinjam. Sisanya, sambung Rizki, rencananya dibayar dengan cara mencicil.

"Pembayaran terakhir sisa Rp 50 juta kita dikasih cek sebesar Rp 20 juta, sisanya Rp 30 juta dijanjikan akan dibayar tunai," tutur Rizki.