detikNews
Rabu 04 September 2019, 14:43 WIB

8 Tewas Akibat Kecelakaan di Cipularang, Polisi Cari Tersangka Lain

Dian Firmansyah - detikNews
8 Tewas Akibat Kecelakaan di Cipularang, Polisi Cari Tersangka Lain Kecelakaan maut di Cipularang. (Foto: Dian Firmansyah)
Purwakarta - Polisi menetapkan dua tersangka berkaitan kecelakaan maut di Km 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9). Personel Polres Purwakarta terus menyelidiki kasus ini guna memburu tersangka lainnya.

Kecelakaan beruntun di Km 91 ini melibatkan 20 kendaraan. Akibatnya, 8 orang tewas dan sejumlah korban terluka.

Dua sopir truk, Dedi Hidayat (45) dan Subana (40), menjadi tersangka. Keduanya lalai lantaran truk mengangkut tanah telah melebihi kapasitas muatan, sehingga laju masing-masing kendaraannya tak terkendali selagi melintasi jalan menurun. Dedi dan Subana ini bekerja di tempat perusahaan yang sama.


Tersangka Dedi tewas akibat truknya terguling. Sedangkan tersangka Subana selamat, meski terluka. Truk dikemudikan Subana ini menyeruduk sejumlah mobil di depannya yang tengah melambat karena truk Dedi terguling.

"Tersangka DH gugur secara hukum karena meninggal dunia. Jadi sekarang bukan hanya tersangka S saja. Ada kemungkinan tersangka lain. Kenapa muatan berlebih ini bisa terjadi? Kami akan melakukan penyelidikan mendalam," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius di Mapolres Purwakarta, Rabu (4/9/2019).

Matrius yakin ada yang memerintahkan Subana untuk mengangkut tanah. Maka itu, sambung dia, pihaknya tengah mencari orang-orang berkaitan aktivitas angkut tanah itu.

"Peran S hanya pengemudi, bukan orang yang mencurahkan tanah atau orang yang memerintahkan (angkut) 37 ton tanah tadi. Jadi dimungkinkan manajemen atau perusahaan dari tanah ini. Kita akan perdalam mintai keterangan dan bisa berkembang jadi tersangka," tutur Matrius.


Hasil rangkaian penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan dua dump truck yang dikemudikan tersangka Dedi dan Subana. "Dua tersangka ini membawa material tanah melebihi batas muatan yang seharusnya," katanya.

"Seharusnya mengangkut muatan seberat 12 ton, ternyata membawa 37 ton, jadi kelebihan 25 ton atau tiga kali lipat," Matrius menambahkan.

Kecelakaan maut ini bermula saat dump truck yang dikemudikan Dedi terguling di jalan. Kendaraan yang di belakang langsung melambatkan lajunya dan berhenti. Saat antrean mobil melambat, truk yang disopiri Subana menyeruduk sejumlah kendaraan di depannya tersebut. Empat mobil di antaranya terbakar.


Simak Video "Polisi Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipularang"

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com