Bersaksi di PTUN, Ema Cerita Diusulkan Jadi Sekda Kota Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 03 Sep 2019 16:57 WIB
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna bersaksi di PTUN berkaitan gugatan Benny Bachtiar. (Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna dihadirkan menjadi saksi atas gugatan Benny Bachtiar. Ema menceritakan perihal lelang terbuka hingga dirinya diminta mengganti Benny untuk menjadi Sekda Kota Bandung.

Ema mengatakan mengikuti lelang jabatan untuk posisi Sekda tahun lalu. Proses berlangsung hingga dia masuk tiga besar, bersama Benny. Ema kemudian mengikuti proses wawancara dengan Wali Kota Bandung saat itu, Ridwan Kamil, dan wakilnya Oded M Danial.

"Saat itu nama Benny yang diusulkan. Pengumuman secara tertulis tidak ada, cuma ikuti di media," kata Ema saat bersaksi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (3/9/2019).


Benny sudah diusulkan, namun tak kunjung dilantik oleh Oded. Hingga akhirnya, saat Oded resmi menjabat Wali Kota Bandung, Ema diminta menjadi Sekda Kota Bandung.

"Ada surat. Saya lihat nama saya tercantum (diusulkan jadi Sekda). Tidak ada wawancara, hanya surat," ucap Ema.

Ema tak mengetahui apa alasan Oded batal memilih Benny dan justru mengusulkan dirinya sebagai Sekda. Terkait adanya penolakan dari lima fraksi di DPRD Kota Bandung, Ema hanya mendengar informasi itu.

"Tidak menyampaikan (alasan) Oded memilih saya. Terkait penolakan dari fraksi, saya hanya mendengar dan ada informasi itu," kata dia.


Sejak dirinya dilantik, ia mengaku tak ada penolakan dari mana pun, termasuk dari lingkungan aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Bandung.

"Tidak pernah (ada penolakan). Tadi diundang menghadiri acara groundbreaking di Ahmad Yani. Kalau ada penolakan, tidak mungkin (saya) diundang," tutur Ema. (dir/bbn)