Paduan Suara Unpad Sabet 7 Gelar Kompetisi Internasional di Italia

Fadil Muhammad - detikNews
Senin, 26 Agu 2019 19:54 WIB
PSM Unpad menyabet menjadi juara dengan menyabet tujuh kategori di kejuaraan yang digelar di Italia. (Foto: dok. PSM Unpad)
PSM Unpad menyabet menjadi juara dengan menyabet tujuh kategori di kejuaraan yang digelar di Italia. (Foto: dok. PSM Unpad)
Bandung - Unit kegiatan mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unpad berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Sebagai satu-satunya perwakilan Asia di Benua Eropa, PSM Unpad berhasil meraih gelar juara di babak final kompetisi 67th International Choral Competition yang di gelar di Arezzo, Italia.

Dalam kompetisi yang diadakan pada 22-24 Agustus ini, PSM Unpad berhasil menyabet tujuh gelar, yakni Gran Premio Citta d'Arezzo, 1st Winner of Sacred Music Category II, 2nd Winner of Monographic Program Category IV, 3rd Winner of Compulsory in Mixed Choir Section, Public Prize for Internasional Folksong Category VI, Special Prize of Best Performance For Living Italian Composer, dan terakhir Special Prize of Interpretation for Contemporary Piece from Piero Ceraccio 'Ubi Caritas'.


PSM Unpad tergabung dalam Gerakan Indonesia Kirana 2019. Gerakan tersebut merupakan gerakan yang bertujuan mempromosikan brand budaya Indonesia dalam kompetisi internasional.

Dewi Mayangsari, Ketua Gerakan Indonesia Kirana 2019 dari PSM Unpad, mengatakan timnya bersaing dengan sejumlah negara di Eropa, seperti Ukraina, Polandia, Norwegia, Hungaria, Rusia, Estonia, Bulgaria, dan Italia.

"Peserta ada 14, sudah di-screening, Indonesia jadi satu-satunya perwakilan dari Asia di kompetisi ini," tutur Dewi via sambungan telepon, Senin (26/8/2019).

Paduan Suara Unpad Sabet 7 Gelar Kompatisi Internasional di ItaliFoto: Dok. PSM Unpad
Dalam kompetisi ini, Dewi dan timnya sempat membawakan sejumlah lagu daerah Indonesia yang diiringi dengan tarian khas nusantara.

"Ada namanya opening concert. Kita berkesempatan nih untuk membawakan lagu daerah. Kita pilihnya lagu khas dari Aceh itu ada Bungong Jeumpa," tuturnya.

Menurut Dewi, dalam kompetisi ia dan timnya mencoba mengenalkan musisi lokal di kancah internasional. Pada kategori Monographic Program, Dewi mengatakan, PSM Unpad secara sengaja memilih komposer muda Indonesia, Ken Steven.

"Kompetisi ini merupakan 1 dari 6 kompetisi bergengsi di Benua Eropa. Kita juga sekalian mengenalkan musisi-musisi berbakat dari Indonesia di kancah internasional," tutur mahasiswa psikologi tersebut.

Paduan Suara Unpad Sabet 7 Gelar Kompatisi Internasional di ItaliFoto: Dok. PSM Unpad
Berkat kemenangan PSM Unpad di babak final, perjuangan selanjutnya adalah mengikuti kompetisi European Grand Prix for Choral Singing di Hungaria 2020 mendatang.

"PSM Unpad sendiri akan mengadakan konser tahunan di bulan November di Bandung dan Jakarta. Ini jadi proses persiapan juga buat kita agar bisa mempersiapkan diri ke depannya untuk melaju lebih tinggi, tentunya kami masih harus banyak berjuang," ucap Dewi. (tro/tro)