BPBD Bagikan Masker Bagi Warga Sukawana yang Terkena Abu Tangkuban Perahu

BPBD Bagikan Masker Bagi Warga Sukawana yang Terkena Abu Tangkuban Perahu

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 15 Agu 2019 12:06 WIB
Foto: Yudha Maulana
Foto: Yudha Maulana
Bandung Barat - Warga di RW 12 Kampung Sukawana, Desa Karyawangi, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terdampak abu vulkanik Gunung Tangkuban Perahu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB mencatat ada 649 jiwa yang terdampak di RW tersebut. BPBD pun membagikan 1.000 masker di wilayah tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB Dicky Maulana mengatakan wilayah RT 01 yang paling terdampak karena lokasinya berbatasan langsung dengan wilayah perkebunan teh PTPN VIII.

"Memang tidak parah, hanya ada di dinding atau atap rumah saja (abunya menempel). Keluhan penyakit belum ada laporan yang masuk ke kami. Sebaran abu paling parah di wilayah perkebunan blok 17, 19, 22 dan 23," ujar Dicky saat ditemui di Sukawana, Kamis (15/8/2019).

Empat blok perkebunan tersebut lokasinya hanya berjarak kurang lebih empat kilometer dari Kawah Ratu Tangkuban Perahu. Para pemetik teh pun kerap kali pulang dengan pakaian berbalut abu.

Selain itu produksi teh pun menurun dari biasanya 1.8 ton kini hanya 1.1 ton perhari dari tiap blok tersebut. "Abu di empat blok itu tebal yang berpengaruh ke kualitas teh," katanya.

Menurutnya, abu vulkanik yang menyebar karena angin tersebut juga juga turut menyebabkan kendala bagi para peternak.

"Selain perkebunan, (yang terganggu) juga peternakan. Biasanya kemarau ke hutan mencari rumput. Sekarang hutannya penuh abu, terganggu mata pencaharian mereka," katanya.

Salah seorang warga, Aminah (62) mengaku pasca kejadian erupsi Tangkuban Perahu, sebagian warga mengalami batuk dan pilek.

Selain itu, sering tercium bau belerang yang berasal dari Kawah Ratu. "Warga ada yang pilek, batuk. Tapi aktivitas enggak keganggu, hanya aktivitas wisata juga sepi sejak erupsi," katanya.

Menurutnya sebaran abu yang paling parah terjadi pada 26 Juli 2019 lalu. "Saya berharap kondisi bisa kembali pulih lagi seperti biasa, karena kami selalu khawatir setiap malam," ujarnya.


PVMBG: Status Gunung Tangkuban Perahu Masih Tinggi

[Gambas:Video 20detik]

(ern/ern)