detikNews
Rabu 14 Agustus 2019, 14:14 WIB

Atasi Banjir, Pemkot Bakal Buat Wetland Baru Dekat Stadion GBLA

Mochamad Solehudin - detikNews
Atasi Banjir, Pemkot Bakal Buat Wetland Baru Dekat Stadion GBLA Proses pembuatan Wetland Cisurupan (Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Pemkot Bandung kembali menyiapkan pembangunan kolam retensi di sekitar kawasan Gedebage. Kolam retensi tersebut diproyeksikan bisa mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Gedebage.

Plh Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjelaskan kolam retensi itu akan dibangun di atas lahan milik Pemkot Bandung seluas 8.000 meter persegi. Lokasinya, kata dia, berada di Jalan SOR GBLA atau di samping jalan tol dan jalan pendamping di kawasan Gedebage.

"Kita punya rencana tiga hari lalu bangun kolam retensi. Insyaallah kurangi banjir Cinambo dan Rancabolang. Kebetulan ada tanah milik Pemkot yang bisa dijadikan kolam retensi," kata Yana di Balai Kota Bandung, Rabu (14/8/2019).


Yana menuturkan pembangunan kolam retensi tersebut akan dilakukan secara swadaya. Pihaknya juga mengajak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk ikut membantu membangun kolam penampungan tersebut.

"Tidak punya anggaran, saya ajak (LPM) untuk kerja bakti, seperti Cisurupan," ucapnya.

Menurutnya, pembangunan kolam retensi tidak akan banyak dilakukan pengerasan. Rencananya, ada dua kolam yang dibangun dengan konsep seperti Wetland Cisurupan, sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya.

"Tinggal gali, jadi penampungan air dan di danaunya bikin saluran pipa ke dalam tanah (agar airnya mudah meresap). Karena kan di Gedebage itu tanahnya rawa. Jadi digali, terus pasang pipa sampai ke lapisan pasir," katanya.


Bila tidak ada halangan, kata Yana, proses pembangunan akan dilaksanakan pada 24 Agustus pekan depan. Dia mengajak masyarakat bergotong royong membuat kolam retensi, yang diharapkan bisa menjadi solusi mengatasi banjir di Bandung, khususnya wilayah Gedebage.

"LPM kita ajak karena bisa kerahkan per kelurahan 10-20 orang, berarti bisa 3.000 orang. Ini gerakan gotong royong," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Didi Ruswandi menjelaskan akan ada dua kolam retensi yang dibangun. Kolam tersebut akan dibuat sedalam sekitar 2 meter.

"Terus akan dibor sampai 10 meter untuk memasang pipa supaya airnya mudah meresap ke dalam tanah," katanya.

Selain itu, kata dia, lokasi itu akan dijadikan ruang publik bagi masyarakat sekitar. "Secara khusus nggak ada (anggaran yang dikeluarkan). Hanya akan menggunakan alat berat (untuk membantu penggalian). Terus nanti pakai karung dulu untuk penahan dinding. Mau ada jogging track dan Pak Camat ada ingin ada satu kolam interaksi," ujarnya.



Derasnya Arus Banjir yang Melanda China:

[Gambas:Video 20detik]


(mso/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed