Penyusup Bentangkan Spanduk 'Kematian Aspirasi' di Pelantikan DPRD Bandung

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 05 Agu 2019 12:37 WIB
Penyusup warnai pelantikan Anggota DPRD Kota Bandung periode 2019-2024. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Penyusup warnai pelantikan Anggota DPRD Kota Bandung periode 2019-2024. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Pelantikan 50 anggota DPRD Kota Bandung hasil Pileg 2019 diwarnai sejumlah aksi. Salah seorang pemuda yang tidak diketahui dari kelompok mana bahkan sempat membentangkan spanduk 'perlawanan' di dalam ruang Paripurna DPRD Kota Bandung yang menjadi lokasi pelantikan.

Proses pelantikan 50 anggota DPRD Kota Bandung periode 2019-2024 digelar di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (5/8/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Sejumlah tamu undangan terlihat hadir dalam acara tersebut termasuk Plh Wali Kota Bandung Yana Mulyana.


Awalnya pelantikan berjalan seperti biasanya. Puluhan anggota dewan yang baru diambil sumpahnya sambil disaksikan para tamu undangan. Setelah itu puluhan dewan tersebut menandatangani fakta integritas.

Memasuki proses akhir pelantikan, secara tiba-tiba seorang pemuda yang berada di balkon atas membentangkan spanduk bertuliskan '5 Agustus Kematian Aspirasi Rakyat'. Aksi itu sontak mengagetkan para tamu undangan yang hadir.

"Kami menolak fakta integritas," kata seorang pemuda peserta aksi.

Penyusup Bentangkan Spanduk 'Kematian Aspirasi' di Pelantikan DPRD BandungFoto: Mochamad Solehudin
Tidak lama berselang, petugas keamanan langsung mengamankan sejumlah orang tersebut. Spanduk yang dibentangkan juga langsung diturunkan.

Sementara itu, di luar Gedung DPRD Kota Bandung sejumlah kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Cipayung Kota Bandung juga menggelar aksi. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan dalam aksi tersebut.

Ketua GMNI Bandung Antonius Doni menyatakan, aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan atas berbagai masalah yang mencuat di Kota Bandung. Terutama terkait masalah korupsi yang telah mencederai hati masyarakat.

"Banyak kasus terjadi pembiaran. Kasus-kasus korupsi naik ke media namun cepat hilang," katanya.

Penyusup Bentangkan Spanduk 'Kematian Aspirasi' di Pelantikan DPRD BandungFoto: Mochamad Solehudin
Untuk itu, dia meminta Pemkot Bandung dan legislatif bisa lebih transparan dalam setiap kebijakan yang diambil. Mereka meminta setiap pelaku korupsi bisa mempertanggungjawabkan kesalahannya.

"Menuntut Wali Kota Bandung untuk mengevaluasi kinerja dan kebijakan Kota Bandung. Mempertanggungjawabkan penyalahgunaan kekuasaan (korupsi yang terus terjadi di Kota Bandung, seperti RTH, PDAM, PD Pasar dan kuasa lainnya) kepada masyarakat Bandung. Usut tuntas korupsi di Kota Bandung," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, aksi itu diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi. Sejumlah petugas kepolisian pun nampak berjaga mengamankan jalannya aksi. (mso/tro)