"Sekarang menurun, tapi kalau tremor (getaran) masih ada," ujar Hendra Deratama, Petugas Pos Pengamatan Gunung Tangkuban Perahu kepada detikcom, Minggu (28/7/2019).
Hendri mengatakan, saat ini Gunung Tangkuban Perahu dalam fase pelepasan energi. "Rekomendasi jarak aman tetap radius 500 meter dari pusat kawah atau sepanjang parkir kawah," kata Hendri.
Jika dibandingkan dengan tahun 2013, erupsi freatik kali ini didahului oleh gempa hembusan yang terpantau beberapa bulan sebelumnya.
Pasca erupsi kegiatan wisata di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu ditutup selama tiga hari, terhitung Sabtu (27/7/2019) kemarin.
Hal itu dilakukan karena pengelola membutuhkan waktu untuk membersihkan sisa abu vulkanik sekaligus memantau perkembangan pasca erupsi.
Tonton juga video Waspadai Letusan Freatik Tangkuban Parahu yang Tiba-tiba:
(tro/tro)











































