Lerai Keributan, 2 Mahasiswa di Cimahi Ditusuk Gerombolan Pemuda

Lerai Keributan, 2 Mahasiswa di Cimahi Ditusuk Gerombolan Pemuda

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 22 Jul 2019 15:36 WIB
(Foto Ilustrasi: detikcom)
(Foto Ilustrasi: detikcom)
Cimahi - Dua mahasiswa Stikes Achmad Yani Cimahi menjadi korban penusukan oleh sekelompok orang tak dikenal saat berusaha membubarkan keributan.

Kedua korban, Alfi Defriansyah (20) dan Fikri (20) diduga diserang oleh pelaku yang berjumlah enam orang dekat indekos mereka di Jalan Ibu Ganirah, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Sabtu (20/7/2019) dini hari.


Kejadian itu berawal saat Fikri berusaha melerai keributan yang melibatkan sejumlah pemuda di dekat indekos mereka.

"Teman saya (Fikri) yang mau melerai malah jadi sasaran. Dia dipukul sama gerombolan itu, padahal enggak tahu masalahnya apa. Di bagian sikutnya kena tusukan," ujar Alfi saat ditemui di salah satu rumah sakit di Kota Cimahi, Senin (22/7/2019).

Melihat temannya dianiaya dan tersungkur, Alfi segera berlari untuk menolong. Nahas, ia juga malah menjadi target pelampiasan pelaku.

"Saya juga dipukul pakai helm, terus ditusuk di bagian perut dan dada. Saya balik pukul mereka, tapi merasa pusing dan pas pegang perut basah, ternyata berdarah," katanya.


Tak lama kemudian, teman-teman dan warga setempat kemudian berhamburan keluar. Mereka segera mengevakuasi Alfi dan Fikri ke IGD rumah sakit untuk penanganan medis.

Akibat kejadian itu, Alfi mendapatkan luka tusuk di bagian perut dan dada. Sedangkan rekannya, sudah diperbolehkan pulang karena hanya mendapatkan luka di tangan.

"Setelah dibawa itu ya saya enggak sadar dan enggak tahu bagaimana kelanjutan kejadiannya. Saya mesti dibedah karena luka dekat paru, dijahit 6 jahitan," ujarnya.


Sementara itu Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro membenarkan kejadian penusukan tersebut dan saat ini masih melakukan pengembangan.

"Betul ada kejadian itu di sekitaran Kampus Unjani. Sekarang kami sedang melakukan pengembangan kasus tersebut," ujarnya. (tro/tro)