detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 21:45 WIB

Disdik Jabar Tawarkan Solusi Pindah Zonasi untuk Ortu Curang PPDB

Mukhlis Dinillah - detikNews
Disdik Jabar Tawarkan Solusi Pindah Zonasi untuk Ortu Curang PPDB Kadisdik Jabar Dewi Sartika (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom)
Bandung - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Dewi Sartika angkat bicara soal temuan pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 yang menumpang Kartu Keluarga (KK) ke alamat bukan domisilinya. Pemerintah menyiapkan solusi untuk orang tua yang melakukan kecurangan tersebut.

Dewi mengakui tim investigasi domisili PPDB Jabar menemukan 10 KK asal Kota Bandung yang mencurigakan, antara lain beralamat di Jalan Bali, Jalan Kalimantan, dan Jalan Sumatera. Sebab, menurut dia, tidak ditemukan siswa di domisili tersebut.

"KK-nya memang ada (di alamat tersebut), tapi orangnya (siswa) tidak di sana, itu yang menjadi persoalan. Yang Jalan Bali, Kalimantan, dan Sumatera begitu," kata Dewi melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (26/6/2019).


Ia akan menawarkan solusi kepada orang tua siswa yang menumpang KK untuk pindah jalur zonasi ke prestasi. Konsekuensinya, Dewi menjelaskan, orang tua siswa tersebut harus lapang dada sekolah di swasta kalau terlempar dari jalur prestasi.

"Pada intinya kita berharap agar siswa tidak menjadi korban dan tetap harus sekolah," katanya.

Menurutnya, tim investigasi terus bekerja menelusuri kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan PPDB tahun ini. Tim melaksanakan monitoring secara online maupun terjun langsung ke lapangan.

"Kita baca medsos, bahas pengaduan, alamat hasil pengaduan, atau yang mencurigakan kita cek di sistem. Kemudian terjun ke lapangan dipimpin Disdukcapil," ujar Dewi.



Simak Video "Pendaftar PPDB di Makassar Membeludak, 10 SMPN Baru Didirikan"
[Gambas:Video 20detik]

(mud/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com