detikNews
Selasa 28 Mei 2019, 16:18 WIB

Bus Rem Blong Melintas Tol Purbaleunyi, Penumpang Dipaksa Turun

Yudha Maulana - detikNews
Bus Rem Blong Melintas Tol Purbaleunyi, Penumpang Dipaksa Turun Petugas gabungan melaksanakan pengecekan angkutan umum di Tol Purbaleunyi. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi - Puluhan penumpang bus Primajasa jurusan Bandung-Cikarang via Jababeka dipaksa turun oleh petugas di rest area KM 125 Tol Purbaleunyi, Selasa (28/5/2019). Petugas memastikan rem tangan bus bernopol B 7232 YV itu blong sehingga membahayakan keselamatan penumpang.

Sebelumnya, bus yang bermasalah tersebut terjaring operasi pengecekan yang digelar Dinas Perhubungan Kota Cimahi berkaitan persiapan arus mudik Lebaran 2019. Temuan itu dilaporkan petugas seusai melakukan pengecekan kelaikan bus berikut surat administrasinya.


Kepala Seksi Angkutan Dishub Cimahi Ranto Sitanggang meminta agar para penumpang turun, seraya menanti kedatangan bus baru yang lebih laik. "Saya minta agar semua penumpang diturunkan," ujar Ranto kepada sopir.

Petugas asesmen dari shelter Primajasa sempat menjelaskan bahwa kondisi bus tersebut diperiksa setiap hari kelaikannya. Ia pun tak bisa menjawab ketika petugas menanyakan kendala di rem tangannya.

"Turun saja, bahaya kalau bawa penumpang seperti ini," kata Ranto.

Bus Rem Blong Melintas Tol Purbaleunyi, Penumpang Dipaksa TurunSeluruh penumpang turun lantaran bus yang ditumpangi remnya blong. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Tak lama, petugas tersebut masuk ke dalam bus dan meminta kepada sekitar 50 penumpang untuk menunggu di shelter Primajasa. Penumpang asal Bandung, Aris Tiara (42) mengatakan dirinya mendadak khawatir saat mendengar mengetahui rem tangan bus tersebut tak berfungsi.

"Jelas khawatir, kalau soal dirugikan saya pribadi hanya rugi waktu saja," ucap Aris.

Ini merupakan kali pertama ia mengalami kejadian seperti ini. "Tadi selama di jalan enggak ada kendala apa-apa," ujar Aris yang hendak menuju Jababeka itu.


Plt Kadishub Cimahi Ruswanto mengatakan pihaknya akan memberikan teguran kepada operator bus yang memaksakan beroperasi. Cara paling ekstrem, yakni menurunkan penumpang.

Dari hasil temuan, beberapa bus mati lampu belakangnya, rem tak berfungsi dengan baik hingga tak lengkapnya surat administrasi kendaraan.

Di sela-sela pengecekan, sopir angkutan umum dan truk juga diperiksa urine oleh BNN Kota Cimahi. "Ini merupakan upaya untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas, terutama di jalan tol karena kebanyakan bus di sini lintas provinsi," ujar Ruswanto.



Simak Juga 'Menhub Minta Semua Wilayah Cek Kelaikan Bus':

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed